Berbeda dari yang Lain, Bizzy Group Tawarkan Efisiensi Pelayanan End-to-End Supply Chain

Andrew Mawikere, CEO Bizzy Group memaparkan strategi bisnis di tahun 2020 ke timnya untuk memperkuat posisi dengan menawarkan pelayanan End-to-End Supply Chain. (bizzy)

Memasuki tahun 2020, Bizzy Group memperkuat posisi dengan menawarkan pelayanan yang berbeda dari yang lain. Setelah melihat dampak positif dari produknya di tahun 2019, Bizzy Group terus mengembangkan usahanya untuk membuat dampak positif yang lebih luas dengan mempercepat proses pengembangan platform end-to-end supply chain.

Bizzy Group menargetkan platform ini siap untuk digunakan sebelum hari raya Idul Fitri dan fokus untuk menambahkan beberapa kategori produk.

Iklan

Andrew Mawikere, CEO Bizzy Group, menjelaskan, “Saat ini, kami sedang berusaha untuk membuat dampak positif yang lebih luas dengan mempercepat proses pengembangan platform end-to-end supply chain kami. Bizzy Group menargetkan platform ini siap untuk digunakan sebelum hari raya Idul Fitri dan kami juga fokus untuk menambahkan beberapa kategori produk.”

Andrew Mawikere, CEO Bizzy Group memaparkan strategi bisnis di tahun 2020 ke timnya untuk memperkuat posisi dengan menawarkan pelayanan End-to-End Supply Chain. (bizzy)

Untuk mendukung end-to-end supply chain, Bizzy Group menghadirkan empat layanan baru yaitu Bizzy POS, Truckway, Bizzy Field Force dan Smart Warehouse. Keempat layanan tersebut bertujuan untuk mendorong efisiensi di supply chain dan membantu UMKM mengembangkan bisnisnya.

Sebagai contoh, Truckway dapat membantu perusahaan untuk mengoptimalkan muatan dan rute pengiriman. Sementara, Bizzy POS dapat membantu pedagang untuk mendapatkan barang yang mereka perlukan dengan jumlah yang tepat, harga yang tepat dan waktu yang tepat. Sebagai tambahan, Bizzy POS ditujukan untuk membantu pedagang dengan menawarkan berbagai produk yang sesuai dengan target konsumen dan pembiayaan yang dapat membantu mereka untuk tumbuh.

Bizzy Field Force adalah aplikasi yang membantu mengelola tim sales dan memiliki opsi dalam mengombinasikan tim sales guna mengoptimalkan biaya, sehingga tidak ada tim sales yang tumpang tindih. Layanan berikutnya yaitu Smart Warehouse yang akan membantu untuk melacak stok barang dan membantu pelanggan melakukan pengadaan dengan lebih pintar. Betapa sulitnya mengembalikan barang yang tidak terjual ke pemilik brand.

“Kami membantu mengelola stok pelanggan sehingga pelanggan bisa lebih mudah mengambil keputusan guna mengoptimalkan penjualan. Fase pertama lebih banyak fokus mendapatkan data terkait keputusan yang tepat dan mengoptimalkan alurnya. Fase kedua akan mengimplementasikan machine learning agar lebih peka jika ada human error dalam prosesnya,” jelas Andrew.

Dari layanan baru tersebut, Bizzy Group dapat memberikan data yang bisa mendorong peningkatan efisiensi dan perkembangan bisnis. Data tersebut berfungsi agar pedagang bisa meningkatkan margin dan menurunkan harga untuk konsumen mereka dan ekspansi ke aliran pendapatan yang baru.

“Bizzy Group memahami bahwa konsumen kami menjalankan bisnis mereka dengan margin yang kecil dan cost-sensitive. Kami ingin membantu mereka dengan menyediakan perlengkapan dan jalur yang tepat. Kami ingin menjadi bagian dari perkembangan bisnis konsumen kami. Dengan begitu, Bizzy Group dapat menciptakan lebih banyak value di dalam supply chain, dan membagi value tersebut kepada semua pihak yang terlibat di dalamnya,” tambah Andrew.

Selain itu, Bizzy Group juga berencana untuk melakukan ekspansi ke lima area baru dalam waktu dekat. Melalui langkah ini, Bizzy Group berharap dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia yang transparan dengan meningkatkan efisiensi supply chain. (*)