Berbagai Daerah Dukung Ari Wibowo Bawa Perubahan Dalam PBSI

Ketua Umum Pengprov PBSI NTB, Junaiddin Yaman (enam dari kanan) tengah berbincang-bincang dengan sejumlah Pengprov PBSI di Indonesia. Perbincangan yang membahas dukungan untuk Ari Wibowo sebagai calon ketua umum PP PBSI itu berlangsung di GOR Ardes Tangerang, Banten belum lama ini. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Kepengurusan Pengurus Pusat (PP) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) akan berakhir bulan Oktober 2020. Terkait berakhirnya pucuk pimpinan di kepengurusan cabang olahraga bulutangkis pusat itu, pihak Pengprov PBSI NTB akan mendorong Ari Wibowo untuk menjadi salah satu figur calon ketua di Musyawarah Nasional (Munas) PP PBSI yang akan berlangsung bulan Oktober mendatang.

Ketua Umum Pengprov PBSI NTB, Junaiddin Yaman melalui Wakil Ketua, Alfian Eikman, MA, kepada Suara NTB, di Mataram, Minggu, 27 September 2020 mengatakan dukungan untuk Ari Wibowo sebagai calon Ketua PP PBSI juga telah disuarakan oleh sejumlah pengurus provinsi di Indonesia.

Iklan

“Sejumlah Pengurus Provinsi Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia dari berbagai provinsi di Indonesia menginginkan adanya perubahan fundamental dalam tubuh PBSI ke depan. Hal ini diutarakan dalam silaturahmi yang dilakukan oleh sejumlah Pimpinan Pengurus Provinsi PBSI di Banten beberapa waktu yang lalu,” ucapnya.

Lanjutnya, Hadir dalam silaturahmi di Banten beberapa waktu lalu antara lain Pengprov Aceh, Riau, Jambi, Kalimantan Timur, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, NTB, hingga Papua. Para pimpinan Pengurus Provinsi PBSI itu kata Alfian diterima langsung oleh Ari Wibowo selaku Ketua Umum Pengurus Provinsi PBSI Banten di GOR ARDES Tangerang.

Dijelaskannya, dalam kegiatan silaturahmi tersebut, terbangun kesepahaman bersama untuk mendorong perubahan atau reformasi kepengurusan PP PBSI periode berikutnya yang tidak lama lagi akan ditentukan dalam mekanisme Munas PBSI yang akan dihelat bulan Oktober 2020.

Menurutnya, poin-poin penting yang menjadi perhatian pimpinan PP PBSI kedepan salah satu diantaranya adalah perhatian Pengurus Pusat terhadap pengembangan pembinaan di daerah. Wacana desentralisasi yang dijanjikan oleh Pengurus Pusat dari waktu ke waktu, belum bisa terealisasi hingga sekarang.

Untuk itu kata Alfian, para Pimpinan Pengprov, merasa perlu untuk menghadirkan sosok representatif yang dapat merealisasikan kebutuhan pembinaan atlet di daerah, dengan cara mendorong Ari Wibowo berada di dalam kepemimpinan Pengurus Pusat PBSI periode mendatang.

Sebagai sosok muda, Ketua PBSI Banten ini dianggap memiliki kapasitas dan kapabilitas untuk membawa perubahan di dalam tubuh organisasi PBSI dan memiliki visi misi untuk menjadikan PBSI lebih maju dengan mengutamakan pemerataan pembinaan antar daerah.

Diakuinya, para pimpinan Pengprov PBSI, khususnya BPSI NTB sangat optimis, apabila Ari Wibowo diberikan kesempatan untuk memimpin PBSI Pusat akan mampu membawa perubahan, khususnya terkait dengan realisasi desentralisasi pembinaan yang telah dijanjikan oleh Pengurus Pusat periode sebelum-sebelumnya.

Ditambahkannya, dukungan secara personal juga disuarakan oleh Ketua Umum Pengprov Aceh, H. Nahrawi Noerdin, SE. Menurutnya, Kader-kader muda potensial seperti Ari Wibowo harus didorong untuk memimpin organisasi PBSI, karena kader muda, selain enerjik mereka juga memiliki ide-ide segar yang dapat menjadi cikal bakal lahirnya terobosan-terobosan baru yang nantinya akan bermanfaat bagi upaya pemerataan pegembangan bulutangkis Indonesia ke depan. (fan)