Bentuk Kecintaan Berbahasa , Kantor Bahasa Gelar UKBI Adaptif di SMAN 2 Gerung

Kantor Bahasa NTB menggelar diseminasi pelaksanaan UKBI di SMAN 2 Gerung, Rabu, 28 Juli 2021. (Suara NTB/ist)

Giri Menang (Suara NTB) – Kantor Bahasa Provinsi NTB bekerjasama dengan Pusat Pembinaan Bahasa dan Sastra, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) menggelar diseminasi pelaksanaan UKBI (Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia), di SMAN 2 Gerung, Rabu, 28 Juli 2021.

Kegiatan tersebut bertujuan untuk menyebarluaskan informasi dan pemanfaatan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) Adaptif Merdeka sebagai alat ukur kemahiran berbahasa Indonesia untuk guru.

Iklan

Kepala Kantor  Bahasa Provinsi NTB Umi Kulsum, M.Hum., menjelaskan UKBI bermanfaat bagi  guru dan siswa agar bisa mengukur  keterampilan  terhadap berbahasa Indonesia.“Manfaat UKBI jika seseorang ingin mengukur kemahiran dirinya terhadap Bahasa Indonesia,” ujarnya.

UKBI Adaptif ini, lanjutnya, untuk mengukur kemahiran berbahasa penutur bahasa Indonesia yang desain ujinya disesuaikan dengan estimasi kemampuan peserta uji, mulai dari kemahiran yang terendah hingga kemahiran yang tertinggi.

Ia menilai kebanggaan berbahasa Indonesia bagi sebagian orang masih kurang. Dengan kegiatan ini diharapkan rasa cinta berbahasa Indonesia semakin tinggi.  Sekitar 46 negara yang sudah mengunakan Bahasa Indonesia sebagai pembelajaran di universitas. “Semoga kegiatan ini kita semakin cinta terhadap Bahasa Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Kepala Bidang GTK  Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Barat H. Akhmad Sujai memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurut dia kegiatan ini sangat bermanfaat bagi guru dan siswa untuk menguji kemahiran berbahasa Indonesia. Bahasa Indonesia merupakan bahasa persatuan. “Saya berharap para guru mengimplementasikan kegiatan ini di komunitas sekolah dan MGMP. Ini untuk memupuk rasa bangga berbahasa Indonesia, ” tuturnya.

Jumlah peserta yang mengikuti kegiatan tersebut sebanyak 45 orang  terdiri dari  kepala sekolah , guru SMP dan guru SMAN atau SMKN yang ada di wilayah Lobar. Mereka merasakan sensasi UKBI melalui laman http//ukbi.Kemendikbud.go.id.  Salah seorang guru SMPN 1 Lembar Zaenal Abidin merasa puas atas predikat setelah mengikuti UKBI tersebut. (her)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional