Belum Teratasi, Pemotongan Sapi Betina Produktif

Suasana Rakor kegiatan pengendalian pemotongan betina produktif yang dihadiri Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI, di Kantor Bupati Sumbawa, Jumat, 13 November 2020.(Suara NTB/ist)

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Masalah pemotongan ternak betina produktif adalah masalah lama yang belum teratasi. Untuk penanggulangannya dibutuhkan keterlibatan seluruh pihak terkait.

Demikian disampaikan Pjs. Bupati Sumbawa, melalui Asisten Administrasi Umum Setda Sumbawa, Ir. H. Iskandar D, dalam Rapat Koordinasi (Rakor) kegiatan pengendalian pemotongan betina produktif yang dihadiri Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI, di Kantor Bupati Sumbawa, Jumat, 13 November 2020.

Iklan

Menurutnya, masalah pemotongan hewan betina produktif di Kabupaten Sumbawa, adalah persoalan lama.  Yang sampai saat ini belum tuntas teratasi.  Kemudian menjadi salah satu faktor penghambat laju peningkatan populasi.

Dikatakan, penanggulangan pemotongan betina produktif harus dilakukan bersama-sama. Terutama keterlibatkan seluruh stakeholder yang ada. Rakor ini salah satu upaya dan usaha bersama untuk mengatasi masalah tersebut. Dalam mempertahankan jumlah populasi ternak betina produktif, khususnya di wilayah Kabupaten Sumbawa. (arn)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional