Belum Satu Tahun Dibangun, Jalan Penghubung Cendimanik- Mareje Rusak

Jalan Cendimanik Kecamatan Sekotong menuju Mareje Kecamatan Lembar ini ambles. Padahal, jalan ini baru setahun dibangun. (Suara NTB/ist)

Giri Menang (Suara NTB) – Jalan penghubung antara wilayah Cendimanik Sekotong-Mareje Kecamatan Lembar rusak. Padahal jalan yang dibangun Pemda Lobar ini belum genap berusia satu tahun. Kerusakan jalan terjadi pada bagian pinggir jalan mengalami ambles sejak beberapa waktu lalu, dan sampai sekarang ini belum juga dilakukan perbaikan oleh dinas terkait yang bertanggung jawab atas pembangunan jalan tersebut.

Kondisi jalan yang rusak ini menjadi perhatian dari warga setempat, Adi Saputra, Ketua Generasi Muda Buddha Indonesia Provinsi NTB meminta kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk mengecek kembali proyek jalan raya Cendimanik menuju Mareje, karena diindikasikan merugikan keuangan negara.

Adi mengungkapkan, jalan tersebut dibangun pada awal tahun 2020, dibangun oleh Pemkab Lobar, dengan angggaran miliar rupiah,  namun dari sejak awal pembangunan, jalan tersebut sudah tidak beres,  itu terlihat dari bentuk pengerjaan awal, yang tidak maksimal, kualitas dan kuantitas tidak memuaskan. Sejak awal, warga Mareje sudah komplin kepada pihak pelaksana jalan tersebut, namun tidak ada respons dari pelaksana.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas PUPR Lobar I Made Arthadana, menjelaskan, tim dari Dinas PUPR sudah turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan kondisi jalan tersebut. “

Rencananya dalam waktu dekat ini, pihaknya akan rapat bersama tim, untuk menentukan tindakan apa yang akan diambil oleh dinas terkait, terhadap keberadaan jalan tersebut, namun Made mengatakan, untuk bisa melakukan perbaikan jalan tersebut, tentunya harus ada anggaran di tahun 2021 ini.(her)