Belum Jelas, Perbaikan Jembatan Penghubung Kantor Bupati

Jembatan penghubung menuju Kantor Bupati Lobar mendesak ditangani. Namun, pada tahun 2022, perbaikan jembatan ini belum ada kepastian. (Suara NTB/her)

Giri Menang (Suara NTB) – Rencana perbaikan jembatan penghubung di jalur Kantor Bupati Lombok Barat (Lobar) belum ada titik terang dari Pemprov NTB. Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU PR) Lobar Made Arthadana mengatakan untuk penanganan jembatan di jalur Kantor Pemkab Lobar belum ada kepastian apakah masuk penganggaran di APBD Provinsi tahun 2022 atau tidak.

“Saya belum berani mengatakan kondisi terakhir, karena ini kan jalan provinsi dan anggarannya provinsi. Saya minta waktu untuk memastikan anggaran sudah masuk atau ndak,” ujarnya, Minggu, 5 Desember 2021.

Iklan

Pihaknya belum berani memastikan anggaran penanganan jembatan itu masuk APBD 2022. Karena itu ia mesti memastikan itu ke Dinas PUPR NTB. Hanya saja dari diskusi dengan Kepala Dinas PUPR NTB, itu masuk prioritas penanganan. Menurutnya, penanganan jembatan ini sangat prioritas. Bagi Pemda itu mendesak untuk ditangani, karena berada di pusat kota dan pusat pemerintahan.

Mengenai sejumlah ruas jalan yang rusak, pihaknya sudah mendampingi turun ke beberapa ruas jalan rusak. Penanganan jalan di Kambeng, sedang dilakukan asistensi untuk penanganan dari DAK. Kalaupun tidak masuk prioritas dari DAK akan diupayakan penanganan titik-titik parah.

Untuk penanganan jalan di Tempos, dengan panjang jalan 3 kilometer maka butuh dana Rp9 miliar untuk peningkatan jalan hotmik, sehingga atas arahan Wakil Bupati Lobar Hj. Sumiatun, jalan itu akan ditangani bertahap.

Wakil Bupati Lobar Hj. Sumiatun mengatakan pihaknya bersama Kepala Dinas PUPR sudah turun ke beberapa titik jalan rusak. Seperti di Tempos dan Sekotong Timur. Pihaknya pun mengupayakan tahun depan untuk penanganan jalan rusak ini.

Di Tempos panjang jalan sekitar 3 kilometer, dan itu ditangani bertahap separuh dulu. Sedangkan di Kambeng Sekotong Timur juga masuk penanganan tahun depan. Termasuk di ruas jalan kabupaten di depan Pasar Sekotong, dan Dusun Telaga Lebur. (her)

Advertisement