Begini Suasana Puasa Ibu Nuril Bersama Keluarga Setelah Jadi Tahanan Kota

Mataram (suarantb.com) – Suasana bahagia tengah menyelimuti keluarga Isnaini. Pasalnya istrinya, Baiq Nuril Maknun yang terjerat kasus UU ITE baru saja keluar dari Lapas Mataram.

Terhitung sudah dua bulan lebih Ibu Nuril mendekam di ruang tahanan akibat perkara yang menimpanya. Akhirnya, setelah majelis hakim mengabulkan permohonan pengalihan status menjadi tahanan kota, Ibu Nuril kembali ke rumahnya di Labuapi Lombok Barat.

Iklan

Isnaini, suami Ibu Nuril tak dapat menyembunyikan kebahagiannya. Ia mengaku bersyukur dan sangat bahagia dengan kembalinya sang istri ke rumah. Baginya, berkumpulnya kembali keluarga adalah berkah yang diberikan Allah SWT di bulan Ramadan.

“Sangat bersyukur kita bisa berkumpul lagi di bulan puasa. Berkah Ramadan sudah ini,” kata Isnaini kepada suarantb.com, Jumat, 2 Juni 2017.

Usai persidangan di PN Mataram, Rabu lalu, Ibu Nuril meninggalkan rutan sore hari bersama Penasihat Hukumnya, Joko Jumadi. Ia tak langsung pulang ke rumah, ia dan keluarga buka puasa bersama di rumah salah seorang keluarga di Kekalik Kota Mataram.

Menurut Isnaini tetangga sekitar sudah menunggu sejak magrib. Namun, Ibu Nuril dan keluarga kembali ke rumah menjelang pukul 23.00 Wita. Sesampainya di rumah, para tetangga yang sedari tadi menunggu sudah kembali ke rumahnya.

“Cuman kemaleman kita pulang. Kita pulang sudah tidur semua. Pagi-paginya pada datang tetangga,” tuturnya.
Menurut Isnaini, hari pertama di rumah, ibu Nuril langsung membangunkan seisi rumah untuk sahur. Bukan hanya itu, ia juga menyiapkan masakan terlebih dahulu buat keluarga.

Sebuah kerinduan yang akhirnya terbayar. Sudah dua bulan Ibu Nuril tidak memasak untuk keluarga. Baginya, ketika sudah pulang tak perlu menunggu lama untuk membayar kerinduan itu. “Sayur timun plus kedelai, sama ada kolak,” ujar Isnaini.

Isnaini menuturkan, ketika kabar kepulangan Ibu Nuril tersebar, putri sulungnya seketika menangis histeris.”Ibu mau pulang saya kasi tau. Langsung dia histeris. Nangis dia. Ya nangis bahagia,” tuturnya.

Sementara anak bungsunya mengira Ibu Nuril sedang libur sekolah. Sebelumnya untuk menenangkan anak bungsunya, Ibu Nuril mengatakan bahwa Ia sedang sekolah. Jadi ia  harus menginap karena sedang sekolah.

“Yang paling kecil langsung dia bilang, Ibu dikasi libur ya? Iya ibu sudah libur,” tutur Isnaini.
Saat ini, Ibu Nuril fokus untuk menenangkan diri. Namun Isnaini berharap istrinya dapat kembali bekerja ke tempat semula.
“Kalau dibalikin kerja lagi, alhamdulillah. Dibalikin kerja di tempat yang dulu,” pungkusnya. (bur)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional