Begini Kemeriahan “Silaturahmi Budaya Nusantara” Perayaan Tahun Baru Imlek di NTB

Mataram (suarantb.com) – Tahun Baru Imlek,  dirayakan warga Tionghoa sesuai dengan perhitungan kalender Cina. Kemudian ditutup dengan perayaan Cap Go Meh.

Di Mataram,  perayaan ini dilaksanakan Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi NTB, dengan menggelar acara bertajuk Silaturahmi Budaya Nusantara dalam rangka merayakan Tahun Baru Imlek ke 2568.

Iklan

Sebelumnya Tahun Baru Imlek dipusatkan di sepanjang jalan Pejanggik Cakranegara. Pada perayaan tahun ini dilaksanakan di Lombok City Center (LCC), Narmada, Lombok Barat.

Perayaan kali ini dimeriahkan dengan beberapa rangkaian acara. Di antaranya terdapat Parade Budaya, Pentas Seni, Pesta Kuliner, dan Pameran Kaligrafi yang berlangsung sejak tanggal 9-12 Februari 2017.

Parade Budaya merupakan acara puncak perayaan imlek yang dilaksanakan pada tanggal 11 Februari 2017 dengan menampilkan 22 kontingen yang terdiri dari 627 orang.  Karnaval Parade Budaya ini dimulai dari Bundaran Karang jangkong dan berakhir di perempatan Cakranegara.

Sebagai pembuka acara karnaval, Barongsai PSMTI Sumbawa tampil memukau di hadapan para tamu. Tim Barongsai yang baru dibentuk ini dimainkan anak-anak berusia 12 tahun keatas.

“Tim barongsainya ini masih baru. Anak-anak ini baru dibentuk dari pertengahan Desember sampai, mulai dari situ persiapan kita,” ujar Candra Wiroutomo selaku pelatih Tim Barongsai PSMTI Sumbawa kepada suarantb.com, Sabtu, 11 Februari 2017.

Sementara serangkaian acara di LCC, terdapat bazar murah, pesta kuliner, dan pameran kaligrafi. Untuk Pameran Kaligrafi, Perkumpulan Seni Lukis dan Kaligrafi, Surabaya-Jawa Timur mendatangkan langsung hasil karyanya untuk dipamerkan.

Menurut Sugianto, salah seorang yang ikut memarkan karya kaligrafinya mengatakan kaligrafi merupakan   salah satu cipta rasa yang berada di urutan pertama dalam seni, “Karena sejarahnya sudah ribuan tahun. Makanya sekarang itu banyak dimana-mana kita ikuti pameran,” ungkapnya.

Tujuan diselenggarakannya kegiatan ini untuk merekatkan kembali tali silaturahmi antar berbagai komponen masyarakat. Selain itu, masyarakat Tionghoa NTB juga ingin berbagi kegemberiaan melalui bidang seni dan budaya.

Ketua Harian  PTSMI NTB, The Sian Yung berharap agar setiap tahunnya dapat meningkatkan kualitas dan dapat mengajak berbagai komponen masyarakat untuk ikut serta dalam meramaikan acara tersebut.

Selain itu,  Yung juga berharap kepada pemerintah daerah, khususnya Dinas Pariwisata untuk ikut berkontribusi dalam acara tersebut. “Kita harapkan peran pemerintah karena ini positif untuk memberikan hiburan kepada masyarakat,” tutupnya. (dea)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here