Beda dengan Edelweis Rinjani, Bunga Langka di Inggris ini Dijaga Ketat 24 Jam

Mataram (suarantb.com) – Berbeda dengan penjagaan terhadap bunga Edelweis di Gunung Rinjani penjagaan bunga anggrek di Inggris ini sangatlah ketat. Anggrek yang dinamai Lady’s Slipper ini dijaga ketat polisi selama 24 jam. Demikian dikutip dari dailymail.co.uk.

Bunga cantik nan langka bahkan mendapat perlindungan intensif melebihi Ratu Inggris.
Langkah ini dilakukan karena anggrek ini merupakan bunga terakhir yang tersisa dari jenisnya. Hingga, pihak kepolisian bekerja keras melindunginya dari tangan-tangan jahil.

Iklan

Pun, polisi setempat diperintahkan melakukan patroli rutin tiap satu jam sekali. Mereka bergantian berkeliling di lokasi tumbuhnya tanaman berharga yang diperkirakan berusia 100 tahun ini di bagian utara London. Bahkan, denda sebesar 5.000 Poundsterling langsung dijatuhkan bagi yang kedapatan memetiknya.

Untuk memperketat penjagaan, pihak kepolisian setempat pun mempertimbangkan untuk menghabiskan ribuan Poundsterling demi mengawasi anggrek ini. Ini tak mengherankan, karena langkah para ahli untuk mengembangbiakkannya gagal. Benih yang ditanam di wilayah lain gagal berbunga.

Sementara ini, bagaimana dengan tanaman Edelweis di Rinjani? Jangankan mengawasi dengan ketat, pihak Balai Taman Nasional Gunung Rinjani selaku pengelola bahkan belum memetakan dimana saja lokasi tumbuhnya bunga abadi ini. Ini disampaikan oleh Koordinator Perlindungan dan Pengamanan Hutan TNGR, Daniel A. Rosang.

“Dia tumbuhnya di daerah ketinggian, tapi belum pernah kita hitung berapa luasnya. Dia tersebar, mungkin di satu titik ini dia rimbun, yang lain ndak,” ujarnya, Jumat, 21 Juli 2017.

Saat ini pula, Kepala TNGR, R. Agus Budi Santosa mencetuskan ide akan menjadikan sejumlah oknum pemetik Edelweis sebagai Duta Pelestari Edelweis.

“Jika kita bisa mengubah orang yang tidak peduli konservasi menjadi orang yang peduli konservasi bahkan menjadi Duta Edelweis itu sebuah prestasi. Kerja di bidang konservasi membutuhkan kepedulian dari semua pihak, tidak akan bisa jika hanya taman nasional,” jelasnya melalui pesan singkat pada suarantb.com, Selasa, 25 Juli 2017. (ros)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional