Bayi Tiga Bulan asal KSB Jadi PDP, Kondisinya Membaik

Ilustrasi bayi. (sumber foto: rene dari pexels)

Taliwang (Suara NTB) – Dua Pasien Dalam Pengawasan (PDP) asal Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) hingga kini masih dirawat di Rumah Sakit Manambai Abdulkadir (RSMA) Sumbawa. Salah satunya, bayi berusia tiga bulan yang kini kondisinya membaik.

Juru Bicara Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 KSB, H. Tuwuh menyebutkan, keduanya masih menjalani perawatan intensif di ruang isolasi RSMA Sumbawa dengan kondisi kesehatan stabil. “Sesuai informasi yang kami peroleh dari pihak RSMA, kondisi kesehatannya stabil,” terangnya, Minggu, 12 April 2020.

Iklan

Khusus PDP terakhir yang dirujuk pada 9 April lalu, yakni seorang bayi umur 3 bulan asal Kecamatan Seteluk, KSB. Dijelaskan H. Tuwuh, kondisinya berangsur normal. Sebelumnya bayi ini terpaksa dirujuk dengan penanganan Covid-19 setelah diketahui mengalami gejala sesak nafas.

“Sesak nafasnya sudah berkurang. Tapi tetap masih perlu dirawat sampai kondisinya benar-benar baik secara medis,” urainya.

Masih berdasarkan informasi yang diperoleh dari RSMA Sumbawa, dikatakan H. Tuwuh, pihak rumah sakit telah mengambil sampel lendir saluran nafas bayi bersangkutan untuk dilakukan tes swab. “Sampelnya sudah dikirim ke Mataram tapi hasilnya masih menunggu. Jadi belum keluar,” timpalnya.

Sementara itu gelombang kedatangan pelaku perjalanan tanpa gejala (PPTG) yang masuk ke KSB masih terus bertambah. Data satuan tugas penanganan Covid-19 hingga tanggal 11 April tercatat sebanyak 2.749 orang terdeteksi masuk ke KSB.

Menurut H. Tuwuh, gelombang kedatangan warga ke KSB sejauh ini belum bisa ditekan. Hal ini dikarenakan, warga yang selama ini berada di luar daerah lebih memilih pulang kampung meski pemerintah telah menerbitkan anjuran bahkan larangan mudik untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona.

“Ya kita tidak bisa juga melarang orang pulang. Jadi kita maksimalkan upaya pencegahan setelah mereka sampai dengan melakukan pemantauan dan mewajibkan mereka melakukan karantina mandiri selama 14 hari,” imbuhnya.(bug)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here