Bawaslu Kabupaten Bima Keluarkan Rekomendasi Larangan Kampanye Tiga Hari

Abdullah. (Suara NTB/Uki)

Bima (Suara NTB) – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bima mengeluarkan rekomendasi pelarangan kampanye terhadap semua pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bima selama tiga hari.

Ketua Bawaslu Kabupaten Bima, Abdullah SH mengaku pihaknya mengeluarkan rekomendasi lantaran semua paslon melanggar protokol kesehatan (Prokes) Covid-19 saat kampanye.

“Karena melanggar prokes Covid-19, kita rekomendasikan mulai tanggal 21 sampai 23 November 2020 kampanye dihentikan,” ujarnya, Jumat, 20 November 2020.

Menurutnya, semua paslon Bupati dan Wakil Bupati Bima banyak melanggar prokes Covid-19, berdasarkan hasil pengawasan dan temuan pihaknya di lapangan. Salahsatunya mengundang banyak kerumunan yang berpotensi penularan virus. “Saat kampanye juga masih ada kegiatan disertai musik yang mengundang banyak keramaian,” katanya.

Diakuinya, sebelum mengeluarkan rekomendasi, Bawaslu Kabupaten Bima telah mengingatkan semua paslon untuk tetap menerapkan prokes Covid-19 selama kampanye dengan mengeluarkan surat teguran tertulis selama dua kali.

“Hanya saja teguran ini tidak diindahkan, sehingga kita keluarkan surat rekomendasi menghentikan kampanye selama tiga hari,” ujarnya. Abdullah menambahkan berdasarkan PKPU nomor 13 Tahun 2020, kampanye yang melanggar prokes Covid-19 wajib dikeluarkan rekomendadisi kepada KPU agar diberikan pengurangan jumlah kampanye terhadap paslon.

“PKPU ini dibuat karena Pilkada 2020 ditengah pandemi Covid-19. Semua tahapan Pilkada wajib menerapkan Prokes Covid-19,” pungkasnya. (uki)