‘’Bau Nyale’’, Sebaiknya di Rumah Saja

H.M. Nursiah

Praya (Suara NTB) – Tradisi Bau Nyale di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) bakal digelar pada Rabu, 3 Maret 2021 hingga Kamis, 4 Maret 2021. Namun untuk event Bau Nyale tahun ini, masyarakat diminta untuk tidak menggelar perayaan Bau Nyale secara berlebih. Bahkan, bila perlu di rumah saja. Mengingat, kondisi pandemi Covid-19 yang saat ini masih berlangsung.

“Khusus untuk tahun ini saja, lebih baik masyarakat tidak menggelar perayaan Bau Nyale. Bila perlu, untuk kepentingan kita lebih baik di rumah saja,” ujar Wabup Loteng, Dr. H.M. Nursiah, S.Sos.M.Si., kepada wartawan, Selasa, 2 Maret 2021.

Iklan

Pemkab Loteng tidak menggelar acara apapun pada perayaan Bau Nyale tahun ini, karena kondisi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung. Kalau sampai ada perayaan, dipastikan akan memicu keramaian atau kerumuman massa dalam jumlah banyak dan itu dikhawatirkan bisa berpotensi menjadi pusat penyebaran Covid-19 di daerah ini.

Pun demikian, karena Bau Nyale juga merupakan tradisi pemerintah daerah juga tidak melarang masyarakat untuk pergi Bau Nyale, asalkan tidak membuat kegiatan atau perayaan yang bisa memicu kerumunan. Selama kegiatan, masyarakat juga hendaknya tetap disiplin dalam menjalankan protokol Covid-19. “Kalaupun harus pergi menangkap (Bau) Nyale, carilah lokasi yang tida begitu ramai dan jangan berkerumun. Tetaplah disiplin menjalankan protokol Covid-19,”  pesannya.

Sebelumnya, sebagai langkah antisipasi penyebaran covid-19 yang ditimbulkan akibat kerumunan massa pada perayaan event Bau Nyale, jajaran Kodim 1620/Loteng sejak beberapa hari terakhir sudah mulai turun ke lokasi-lokasi yang diperkirakan bakal menjadi pusat perayaan Bau Nyale di Loteng. Melakukan sosialisasi protokol Covid-19 sekaligus patroli penegakan disiplin protokol Covid-19.

“Menjelang tradisi adat Bau Nyale ini, Koramil yang wilayahnya berada di pesisir pantai sudah diperintahkan agar lebih mengintesifkan patroli pendisiplinan protokol kesehatan. Utamanya pada malam hari,” ujar Dandim 1620/Loteng, Letkol. Inf. I Putu Tangkas Wiratawan.

Patroli malam sendiri memiliki dua misi sekaligus. Selain untuk antisipasi gangguan keamanan, juga untuk antisipasi pelanggaran protokol Covid-19. Terutama kegiatan yang bisa menimbulkan kerumunan. (kir)

Advertisement filing laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional