Bau Menyengat, Warga Keluhkan Tumpukan Sampah di Pasar Kebon Roek

Mataram (suarantb.com) – Warga sekitar pasar Kebon Roek Ampenan mengeluhkan bau menyengat dari tumpukan sampah di pasar tersebut. Apalagi pada musim hujan, selain bau, gang sebelah timur pasar tersebut juga becek dan sangat kumuh.

Salah seorang warga, Tahir mengaku sudah dua kali mengirim surat permohonan ke Dinas PU Kota Mataram supaya tumpukan sampah tersebut dibersihkan. Tetapi hingga saat ini tidak ada tanggapan.

Iklan
Tahir
Warga Pasar Kebon Roek, Muhammad Tahir.

“Kita sudah dua kali mengirim surat ke Dinas PU, tapi katanya ini bukan tugasnya. Malah mereka saling menyalahkan antar pemerintah,” ujarnya kepada suarantb.com, Sabtu, 3 September 2016.

Karena bau yang menyengat akibat tumpukan sampah tersebut, pembeli tidak berminat masuk untuk berbelanja di sekitar pertokoan dan lapak-lapak pedagang bakulan di sekitar tempat itu. Bahkan Tahir mengaku malas untuk membuka tokonya.

Salah seorang pedagang ubi jalar yang mengaku sudah lama berjualan di tempat itu, Rumisah, mengatakan sudah bertahun tahun sampah sampah itu tidak pernah dilirik pemerintah. Awalnya sampah-sampah itu tidak ada di sekitar tempatnya berjualan.

Sampah itu berasal dari jalan di belakang pasar Kebon Roek. Namun karena warga di belakang pasar keberatan, sampah itu akhirnya dipindah ke sebelah timur pasar, tepat di sebelah Rumisah berjualan.
“Dulunya sampah sampah ini tidak ada di sini, adanya di sana di belakang. Tapi karena warga banyak mengomel makanya dipindah di sini,” tuturnya.

Rumisah mengaku sudah terbiasa dengan bau sampah tersebut. Namun ia berharap Pemkot Mataram memperhatikan hal tersebut. (ism)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here