Batal, Pembangunan Parkir dari Program PEN

Lokasi lahan parkir di Segenter Lembar ini batal dibangun tahun ini karena bantuan PEN dipangkas pusat. (Suara NTB/her)

Giri Menang (Suara NTB) – Pembangunan parkir di wilayah Lembar Kabupaten Lombok Barat (Lobar) batal terlaksana, lantaran anggaran bantuan dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Kementerian Koordinator Maritim terkena pemangkasan. Hal ini sangat disayangkan pihak Pemda dan DPRD Lobar, karena pembangunan parkir tersebut diharapkan mampu membangkitkan perekonomian daerah, terutama masyarakat sekitar.

Ali Hidayat anggota DPRD dari Fraksi PPP mengatakan kepastian gagalnya dana Bantuan PEN untuk pembangunan parkir itu diperoleh dari Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Lobar H. M. Najib. Menurutnya, pihak Dishub menyampaikan bantuan PEN itu sebenarnya diberikan dalam bentuk pembangunan parkir. Apalagi, Dishub melihat potensi parkir di Pelabuhan Lembar sebagai sumber pemasukan daerah.

Iklan

Hanya saja, karena keuangan negara dampak pandemi akibatnya bantuan Rp 7,8 miliar itu terkena pemangkasan, sehingga batal terlaksana. Seperti apa kelanjutannya? Apakah didanai dari APBD? Hal inilah kata dia yang masuk dalam pembahasan Pansus Raperda Perhubungan.

Pihak Dishub meminta dukungan dari Dewan, karena dampaknya sangat besar bagi daerah. ‘’Tadinya akan dilakukan MoU Pengelolaan Parkir di pelabuhan dengan Pelindo dan ASDP justru batal akibat tidak jadi dibangunnya parkir ini,’’ ujarnya.

Hal senada disampaikan Ketua Komisi III yang juga Sekretaris Pansus Raperda Perhubungan Hendra Hariyanto, jika pihaknya bersama anggota pansus turun untuk memastikan dan memfasilitasi MoU pengelolaan parkir antara Dishub dengan pihak pelabuhan. “Awalnya pembiayaan parkir dari pusat, tapi pembangunan parkir batal. Sehingga pemda perlu kami tekan untuk segera mengambil langkah-langkah strategis untuk membiayai,”ujarnya.

Biaya untuk pembangunan parkir hanya Rp7-8 miliar. Bahkan ada tawaran dari pihak pelabuhan untuk penyiapan depo konsolidasi barang, sehingga barang-barang tidak perlu lagi butuh dana total Rp15 miliar.

Kepala Dishub Lobar H. M. Najib membenarkan bantuan PEN untuk penanganan parkir di Segenter batal tahun ini. Awalnya, dana PEN ini hanya Lobar mendapatkan suntikan dari pusat di NTB sekitar ratusan miliar. Namun dari anggaran itu hanya belasan miliar direalisasikan, sehingga PEN untuk Lobar ditunda. Solusinya, jelas dia, minimal parkir itu dibangun menggunakan APBD.  “Kalau memungkinkan minimal bisa dilakukan pembangunan dari APBD, karena ini pelabuhan terbesar,” jelasnya.

Tahun ini pihaknya mendapatkan empat moda angkutan untuk konektivitas dari pelabuhan ke daerah di Lobar. Untuk tahun depan diusulkan ke pusat sebanyak 16 moda angkutan. (her)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional