Batal, Konversi Bahan Bakar Industri Tahu

Mataram (suarantb.com) – Program konversi bahan bakar untuk industri tahu di Kota Mataram dibatalkan. Rencana awal, bahan bakar dari sekam yang digunakan para produsen tahu diganti menjadi gas. Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Mataram, Drs. Muhammad Saleh menyampaikan batalnya konversi ini karena belum ada kajian ekonomi.

Saleh mengungkapkan pihaknya tidak berani meminta dilakukan konversi bahan bakar jika belum ada analisa kuat secara ekonomi. “Jangan sampai pengusaha itu rugi, makanya kita urungkan itu,” jelasnya.

Iklan

Jika konversi diberlakukan, namun hasilnya secara ekonomi malah merugikan pengusaha, pemerintah merasa tak enak kepada warga. Ia juga mengantisipasi jangan sampai setelah konversi dilakukan, tetapi alat yang diberikan pemerintah justru tak terpakai. “Mau untung malah tidak akhirnya terbengkalai,” ujarnya.

Ke depan perlu dilakukan analisa ekonomi dan pihaknya akan meminta bantuan dari Bappeda Kota Mataram untuk menganalisa. Jika program tersebut tetap dilakukan tahun ini, pihaknya tak ingin program ini terbengkalai. “Tidak visible. Ndak enak kita sama warga. Alatnya juga nanti bisa mangkrak,” jelasnya.

Awalnya konversi ini bertujuan untuk mengatasi limbah sekam. Karena biasanya sekam sisa pembakaran dibuang ke sungai sehingga menjadi persoalan lingkungan. Dengan memanfaatkan gas, tidak perlu lagi ada limbah sekam sisa pembakaran produksi tahu. Gas yang digunakan dalam program konversi ini juga harus didesain secara khusus atau diubah sehingga mudah digunakan.

BLH Kota Mataram awalnya tertarik untuk menggunakan alat yang dirangkai seorang profesor di Yogyakarta. Alat tersebut sudah termasuk satu paket dan tinggal dibuat semacam tungku untuk dioperasikan. Alat tersebut menurutnya lebih cocok jika dipasangkan dengan gas.

Pada APBD Perubahan 2015 lalu, BLH menganggarkan Rp 50 juta untuk konversi ini. Namun akhirnya pihaknya memilih untuk menjadikan anggaran tersebut masuk ke SILPA (Sisa Lebih Perhitungan Anggaran) karena tidak ingin anggaran tersebut sia-sia dan program tidak berjalan baik jika tetap dipaksakan. (ynt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here