Batal di Qatar dan Thailand, Persiapan MotoGP Mandalika Tak Terpengaruh

Desain sirkuit MotoGP Mandalika. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Pemprov NTB memastikan persiapan jelang MotoGP Mandalika 2021 terus berjalan. Meskipun perhelatan MotoGP Qatar dan Thailand batal  akibat virus Corona pada Maret ini, namun persiapan untuk MotoGP Mandalika 2021 tak akan terpengaruh.

‘’Persiapan tidak ada yang mundur. ITDC terus berprogres. Pembangunan jaringan telekomunikasi progres, jalan. Pak Gubernur dan Ibu Wakil Gubernur terus mendetailkan kerja-kerja kita,’’ ujar Sekda NTB, Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M. Si dikonfirmasi di Mataram, Kamis, 5 Maret 2020.

Iklan

Setidaknya ada tujuh persoalan yang semakin  didetailkan kaitan dengan persiapan MotoGP 2021. Salah satunya mengenai mitigasi bencana. ‘’Itu kita persiapkan kalau nanti ada bencana terkait dengan MotoGP,’’ jelasnya.

Ia memberikan contoh seperti “bencana” kesehatan akibat virus Corona yang membuat pelaksanaan MotoGP Qatar dan MotoGP Buriram Thailand dibatalkan. Nantinya semua potensi bencana di MotoGP Mandalika akan diantisipasi. ‘’Harus diantisipasi semua,’’ katanya.

Untuk mencegah bencana yang disebabkan oleh wabah penyakit seperti Corona, fasilitas-fasilitas kesehatan  disiapkan, termasuk rumah sakit. ‘’Suasana darurat karena penyakit maupun akibat bencana lainnya bagaimana diantisipasi nanti,’’ katanya.

Selain soal mitigasi bencana, Sekda juga mengatakan didetailkan soal manajemen persampahan. Begitu juga soal rekayasa akomodasi dan transportasi. Karena jumlah penonton yang hadir diperkirakan mencapai 150 ribu orang.

‘’Bagaimana rekayasa pergerakan orang, lalu lintasnya bagaimana. Ini sudah kita detailkan,’’ terangnya.

Untuk mengatasi keterbatasan jumlah kamar hotel, NTB merencanakan rumah-rumah penduduk sebagai homestay. Selain akan dibangun tenda-tenda yang akan dijadikan sebagai tempat penginapan untuk wisatawan yang menonton MotoGP Mandalika.

Diketahui, jumlah kamar hotel di NTB masih jauh dari kebutuhan jika melihat jumlah wisatawan yang akan menyaksikan MotoGP Mandalika 2021 mendatang. Berdasarkan data Pemprov dalam NTB Satu Data, jumlah hotel bintang sebanyak 88 hotel dengan jumlah 7.675 kamar dan hotel non bintang 1.244 hotel dengan jumlah 11.678 kamar.

Sebanyak 88 hotel bintang di NTB tersebar di Kota Mataram 28 buah, Lombok Barat 37 hotel, Lombok Tengah 4 , Lombok Timur 2 hotel, Lombok Utara 9, Sumbawa Barat 1 hotel dan Sumbawa 7 hotel.

Sedangkan 1.244 hotel non bintang yang ada di NTB tersebar di Kota Mataram 122 hotel, Lombok Barat 149 hotel, Lombok Utara 566 hotel, Lombok Tengah 105 hotel. Selanjutnya Lombok Timur 143 hotel, Sumbawa Barat 39 hotel, Sumbawa 53 hotel, Dompu 35 hotel, Bima 14 hotel dan Kota Bima 18 hotel non bintang. Hotel non bintang ini berupa hotel melati dan pondok wisata. (nas)