Baru 478 UMKM Dapat Bantuan Dana Stimulus

Hj. Serim. (Suara NTB/Jun)

Dompu (Suara NTB) – Dari 19.600 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang diusulkan mendapat bantuan dana stimulus usaha pada masa pandemi Covid-19 ini, baru 478 pengusaha yang diakomodir pemerintah pusat. Prosesnya, masih tahap penyaluran lewat Bank BRI Unit Monta, Woja dan Kempo dengan nominal bantuan Rp2.400.000/UMKM.

Kepala Bidang Pemberdayaan UKM Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Dompu, Ir. Hj. Serim kepada Suara NTB, Selasa, 29 September 2020 menyampaikan, jika melihat data UMKM terdampak pandemi Covid-19 yang diusulkan, realisasinya masih sangat kecil. “Kemarin kita sudah evaluasi di unit Monta kurang lebih 40 dan Kempo 7 UMKM yang belum menerima bantuan,” ungkapnya.

Iklan

Terhadap ribuan pengusaha lain yang belum tersentuh bantuan, tak diketahui pasti penyebabnya. Diskop UKM akan memastikan terlebih dahulu proses penyaluran pada 478 UMKM tuntas, baru berusaha mempertayakan alokasi terbaru dari pusat.

Untuk tiap UMKM alokasi dana stimulus sebesar Rp2.400.000. Bantuan tersebut hanya diterima satu kali dengan tujuan memulihkan kondisi usaha yang terpuruk akibat Covid-19. “Kita ndak tahu apakah dapat semua atau tidak nantinya, kemarin saja kita kirim 5000 UMKM 1.800an tidak memenuhi syarat karena NIK tidak valid dan memiliki pinjaman bank,” jelasnya.

Pasca penyaluran bantuan dilakukan, tambah Serim, Diskop UMKM berencana mengelompokan tiap pengusaha di Desa/Kelurahan yang terakomodir. Mereka akan mendapat pendampingan sekaligus pembinaan dalam rangka memajukan usaha yang tengah digeluti.

Selain UMKM, bantuan dana setimulus untuk warga terdampak Covid-19 di daerah ini juga terkucur bagi nasabah Permodalan Nasional Madani (PNM) lewat Bank BNI. Alaokasinya diketahui baru sekitar 6000 nasabah. Ini belum termasuk data yang diusulkan pihak lain, seperti partai politik, lembaga keuangan dan berbagai sektor lainnya. “Khusus kita yang diusulkan 19.600 tapi yang sudah keluar ini hanya untuk 478 UMKM,” pungkasnya. (jun)