Baru 37 Persen Lahan Garam di Bima Digarap

Bima (Suara NTB) – Potensi lahan tambak di Kabupaten Bima seluas 4.620 hektar. Hanya saja yang baru digarap seluas 1.743,02  hektar atau 37 persen. Sementara sisanya sebesar 2.876, 98 hektar atau 62,27 persen masih belum dimanfaatkan.

“Lahan ini tersebar di 11 desa pada enam Kecamatan,” kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Bima, Ir. Hj. Nurma, M.Si kepada Suara NTB, Sabtu, 22 April 2017.

Iklan

Dikatakan, tahun 2017 ini terutama program pengembangan usaha Garam (Pugar) lebih diarahkan untuk integrasi lahan, luas lahannya minimal 15 hektar. Berada dalam satu hamparan dengan menerapkan teknologi Geoisolator atau pemasangan plastik pelapis tanah.

“Tujuannya dapat memenuhi swasembada garam dengan pemenuhan garam konsumsi dan garam industri. Meningkatnya daya saing produksi garam rakyat dalam rangka mengurangi impor garam,” katanya.

Untuk mewujudkan kegiatan tersebut, Nurma mengaku, strateginya dengan melakukan manajemen lahan. Pengembangan usaha produksi garam, dengan pola ekstensifikasi dan pola intensifikasi serta integrasi lahan.

“Selanjutnya juga dilakukan dengan manajemen jaminan stok garam melalui pembangunan gudang garam dan sistem resi gudang,” terangnya.

Dia menambahkan, tahun 2017 ini juga telah ditetapkan wilayah desa Soro kecamatan Lambu dengan luasan sebesar 17 Hektar program Pugar. Yang di mana jumlah petambak yang terlibat sebanyak 40 orang dan tergabung dalam satu koperasi.

“Pendekatan program Pugar di Kabupaten Bima tahun 2017 ini dapat dilakukan dengan empat segi. Yakni segi produktivitas, kualitas, segi kelembagaan, segi kuantitas,” sebutnya.

Pemerintah pusat mengharapkan adanya peran pemerintah daerah dalam mendukung program PUGAR, dengan menyipakan dana pendukung. Selain itu diharapkan alokasi anggaran untuk Feasibility Studi tentang pengembangan kawasan tambak garam.

“Tahun 2017 hingga 2019 kita arahkan di kecamatan Monta dan kecamatan Lambu. Dengan harapan bisa mensejahterahkan petani garam,” pungkasnya. (uki)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here