Baru 291 Pokmas Peroleh Dana Stimulan

Ilustrasi pembangunan rumah RISHA untuk korban gempa di NTB. (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – Hingga pekan ke tiga Oktober 2018, realisasi pencairan dana bantuan stimulan korban gempa masih belum signifikan. Dari 439 kelompok masarakat (Pokmas) yang terbentuk di tujuh kabupaten/kota terdampak, baru 291 Pokmas yang telah memperoleh dana.

Kepala Sekretariat Command Centre Penanggulangan Bencana Gempa NTB, Tri Budiprayitno, SIP, M. Si mengatakan berdasarkan data BRI per 25 Oktober 2018, sebanyak 291 Pokmas atau 4.818 KK yang telah memperoleh dana bantuan stimulan pembangunan rumah.

Iklan

Kepala Dinas Kominfotik NTB ini merincikan, di Sumbawa Barat 56 Pokmas atau 2.081 KK, Sumbawa 4 Pokmas atau 28 KK, Lombok Timur 141 Pokmas atau 1.702 KK. Selanjutnya, Lombok Tengah 51 Pokmas atau 498 KK, Lombok Utara 12 Pokmas atau 148 KK, Lombok Barat 15 Pokmas atau 188 KK dan Kota Mataram 12 Pokmas atau 173 KK.

Sementara itu, jumlah Pokmas yang telah terbentuk sebanyak 439. Dengan rincian, Kota Mataram 17 Pokmas atau 235 KK, Lombok Barat 17 Pokmas atau 149 KK, Lombok Utara 26 Pokmas atau 345 KK, Lombok Tengah 59 Pokmas atau 585 KK, Lombok Timur 190 Pokmas atau 2.235 KK, Sumbawa 74 KK atau 982 KK dan Sumbawa Barat 56 Pokmas atau 2.081 KK.

Ditambahkan, sebanyak 32.144 rekening sudah terisi dana bantuan stimulan. Untuk Kota Mataram sebanyak 1.355 rekening, Lombok Barat 1.817 rekening, Lombok Utara 13.388 rekening, Lombok Tengah 1.462 rekening, Lombok Timur 10.965 rekening, Sumbawa 1.076 rekening dan Sumbawa Barat 2.081 rekening.

Sebelumnya, Presiden Ir. H. Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, ada penyederhanaan prosedur pencairan bantuan, dari 17 lembar menjadi satu lembar. Presiden mengharapkan, pencairan dana bencana untuk perbaikan perumahan warga korban gempa secara keseluruhan dapat tuntas dalam satu sampai dua bulan ke depan. (nas)