Baru 10 Persen Ternak Loteng Dilindungi Asuransi

Ilustrasi

Praya (Suara NTB) – Minat peternak Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) untuk mengasurasikan hewan ternaknya sejauh ini tercatat masih rendah. Hal itu bisa dilihat dari masih rendahnya jumlah hewan ternak dilindungi asuransi, sekitar 10 persen dari total populasi ternak yang mencapai lebih dari 21 ribu ekor di daerah ini.

Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Loteng, Agus Muliadi, kepada Suara NTB, Rabu, 29 September 2021, mengatakan program asuransi ternak sudah mulai digulirkan sejak beberapa tahun yang lalu. Namun rupanya kurang mendapat respon dari peternak di daerah ini. “Kita lihat, minat peternak untuk ikut program asuransi ternak masih rendah. Jadi masih banyak ternak kita yang belum terlindungi asuransi ternak,” sebutnya.

Iklan

Padahal dari sisi manfaat, asuransi ternak tersebut sangat besar. Paling tidak bisa mencegah kerugian yang besar bagi peternak, ketika terjadi musibah yang menimpa hewan ternak miliknya. Misalnya, ketika terjadi kehilangan akibat pencurian atau pun mati karena sakit, peternak akan memperoleh premi atau ganti rugi dari asuransi Jasindo sebesar Rp10 juta.

Memang kalau melihat harga ternak, khsusunya ternak besar rata-rata di atas Rp10 juta. Tapi cukup membantu peternak. Paling tidak peternak tidak sampai rugi total. “Peternak cukup membayar premi sebesar Rp40 ribu per ekor. Ternaknya sudah terlindungi asuransi selama satu tahun,” sebutnya.

Besaran premi yang dibayar tersebut sangat terjangkau. Dan, itu sudah disubdisi oleh pemerintah. Karena kalau mengikuti premi asli, jauh lebih mahal. Jadi peternak akan sangat terbantu jika ikut program asuransi yang juga disiapkan bagi petani ini.

“Kalau soal sosialisasi, kita sudah sangat maksimal. Semua penyuluh kita yang ada di lapangan, hampir setiap hari mensosialisasikan program asuransi ini. Tapi memang minat peternak yang masih rendah,” terangnya. Meski demikian, pihaknya akan terus mendorong para peternak di Loteng agar bisa ikut program asuransi ternak ini. Demi kebaikan dan keberlangsung ternak di daerah ini ke depannya. (kir)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional