Barang Bukti Sabu Kasus Jaringan Lombok Timur Dimusnahkan

Pemusnahan barang bukti sabu dari pengungkapan kasus di Dasan Agung, Selaparang, Mataram dan Sambelia, Lombok Timur, Jumat, 27 Agustus 2021.(Suara NTB/Polresta Mataram)

Mataram (Suara NTB) –Polresta Mataram memusnahkan barang bukti sabu dari kasus narkoba yang diungkap di Dasan Agung, Selaparang, Mataram. Kasus ini menjerat dua tersangka. Sementara barang bukti yang dimusnahkan sebanyak 4,26 gram. Pemusnahan dipimpin PS Kanit I Satresnarkoba Polresta Mataram Ipda Kadek Angga Nambara, Jumat, 27 Agustus 2021. Barang bukti dimusnahkan dengan cara diblender. Kemudian campuran dengan air ini dibuang ke saluran.

“Ada yang kita sisihkan untuk dijadikan bukti di persidangan. Yaitu sisa sabu yang masih tersisa di pipa kaca pada alat isap,” ujarnya didampingi Kasi Humas Iptu Erny Anggraeni. Pemusnahan ini turut disaksikan para tersangka yakni, DM dan AS. Turut hadir pula kuasa hukum para tersangka, jaksa Kejari Mataram, dan perwakilan Pengadilan Negeri Mataram. “Pemusnahan ini untuk kelengkapan berkas perkara,” imbuh Angga.

Iklan

Kasus ini terungkap dari penangkapan DM di tepi Jalan Sriwijaya, Punia, Mataram pada Rabu (11/8) lalu. DM baru selesai mengantarkan 5 gram sabu kepada pembeli dengan menunggu di gerai ATM.
Untuk pengembangan kasus, rumah DM di Lingkungan Gapuk Utara, Dasan Agung, Selaparang, Mataram langsung digeledah. Di rumah itu didapati tujuh orang berkumpul diduga sedang pesta sabu.

Mereka yakni, AS alias SP oknum Bhabinkamtibmas yang datang dari Pandan Desa, Sambelia, Lombok Timur; kemudian SH, MR, EH, SI, AD, dan HR. Disita lagi barang bukti sabu 1,68 gram, dan uang tunai Rp62 ribu serta Rp355 ribu. Penggerebekan kemudian dilanjutkan ke rumah AS alias SP di Sambelia, Lombok Timur. Ditemukan plastik bening berisi sabu 3 gram, satu bundel plastik klip, dan alat isap. (why)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional