Bapemperda Sampaikan Delapan Ranperda Inisiatif, Bupati Ajukan Lima

Suasana rapat paripurna penyampaikan penjelasan Bapemperda terhadap 8 Ranperda inisiatif dan penjelasan Bupati terhadap lima Ranperda, Rabu, 1 September 2021.(Suara NTB/ist)

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Sumbawa menyampaikan penjelasan terhadap 8 Ranperda Usul Prakarsa DPRD Sumbawa tahun 2021. Pada rapat paripurna DPRD Sumbawa, Rabu, 1 September 2021. Sementara Bupati Sumbawa mengakukan 5 Ranperda.

Ketua Bapemperda, Ahmadul Kusasi S.H, menyebutkan delapan Ranperda dimaksud. Yakni, Ranperda tentang Balai Mediasi (Usulan Komisi I), Ranperda tentang Tata Cara Penyusunan Peraturan Perundang-Undangan di Desa (Usulan Komisi I); Ranperda tentang Pengelolaan Zakat (Usulan Komisi II); Ranperda tentang Penataan dan Pemberdayaan Pedagang Kaki Lima (Usulan Komisi II); Ranperda tentang Menara Telekomunikasi Bersama (Usulan Komisi III); Ranperda tentang Penyelenggaraan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (Usulan Komisi III); Ranperda tentang Pembudayaan Gemar Membaca (Usulan Komisi IV); dan Ranperda tentang Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (Usulan Komisi IV).

Iklan

Pihaknya berharap 8 Rancangan Peraturan Daerah ini dapat memberikan arah, sekaligus menjadi pedoman bagi seluruh pemangku kepentingan baik Pemerintah Daerah maupun masyarakat. Dalam mewujudkan pemerintahan yang baik ketika telah ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.

Sementara itu, Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah mengajukan lima Ranperda. Yakni, Ranperda tentang Perubahan Bentuk Badan Hukum Perusahaan Daerah Sabalong Samawa Menjadi Perseroan Terbatas Sabalong Samawa; Ranperda tentang Penyertaan Modal Daerah Kepada BUMD Tahun Anggaran 2021-2025; Ranperda tentang Penanaman Modal Daerah; Ranperda tentang Perubahan Ketiga Atas Perda Nomor 1 Tahun 2015 tentang Kepala Desa; Dan Ranperda tentang Perubahan Ketiga Atas Perda Nomor 3 Tahun 2015 tentang Perangkat Desa. (arn)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional