Banyak Proyek Tak Terlaksana, Silpa APBD Loteng 2016 Tembus Rp 135 Miliar

Praya (Suara NTB) –  Sisa lebih penggunaan anggaran (Silpa) pada Angaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) tahun 2016 lalu tercatat mencapai Rp 135 miliar. Besarnya silpa ini, salah satunya disebabkan banyaknya program daerah yang gagal terlaksana, sehingga anggarannya harus kembali ke kas daerah.

Wabup Loteng, L. Pathul Bahri, S.IP., saat menyampaikan jawaban pemerintah daerah pada rapat paripurna DPRD Loteng, Senin, 12 Juni 2017, menyebutkan, kalau silpa APBD Loteng tahun 2016 cukup tinggi jika dibandingkan dengan silpa pada tahun-tahun sebelumnya. Hal itu disebabkan oleh beberapa faktor.

Iklan

Pertama, karena adanya pelampauan target penerimaan pada APBD Loteng tahun 2016, baik itu yang bersumber dari dana bagi hasil pajak maupun non pajak dari pemerintah pusat maupun provinsi. Di mana capaiannya di atas 100 persen.

Selain itu, adanya efisiensi dan efektivitas anggaran daerah di setiap program daerah yang sudah dilaksanakan.Termasuk juga karena ada beberapa program daerah yang tidak bisa terlaksana, terutama program-program yang bersumber dari dana perimbangan pusat, yakni Dana Alokasi Khusus (DAK) maupun Dana Alokasi Umum (DAU) pusat.

Namun, ujarnya, hal itu terjadi semata-mata, bukan karena ketidakmampuan atau ketidakmauan pemerintah daerah untuk melaksanakan program-program tersebut. Namun lebih disebabkan terkendala aturan pelaksana atau aturan teknisnya.

“Kan untuk program DAK maupun DAU itu ada aturan dari pemerintah pusat. Tidak bisa sembarangan digunakan,” terangnya.

Sementara banyak di antaranya progran-program tersebut yang aturan teknisnya diterima menjelang akhir pelaksanaan anggaran, sehingga tidak dilaksanakan di daerah, karena khawatir memicu persoalan.

Jika tetap dipaksakan untuk dilaksanakan, ujarnya, dari sisi kualitas hasil pelaksanaannya juga dikhawatirkan tidak maksimal, sehingga pada APBD perubahan tahun 2017 ini, silpa yang ada tersebut akan coba kembali dialokasikan sesuai dengan dengan peruntukan anggarannya masing-masing. (kir)

  Anggaran Dialihkan Rp926 Miliar, APBD NTB Diklaim Masih Aman

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here