Banyak Perempuan Miskin di Lotim

Kepala DP3AKB Lotim H. Ahmat serahkan bantuan kepada perempuan korban KDRT, difabel dan lainnya di Kelurahan Selong, Rabu, 25 Agustus 2021. (Suara NTB/rus)

Selong (Suara NTB) – Dampak buruk keterpurukan ekonomi di masa pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) ini paling banyak dirasakan kaum perempuan. Akibat pandemi, semakin banyak perempuan miskin. Utamanya perempuan yang menjadi kepala keluarga.

Hal ini diutarakan Pendamping Lapangan Program Action dari Lembaga Pengembangan Sumber Daya Mitra (LPSDM) Eli Setiani menjawab Suara NTB usai penyerahan bantuan secara simbolis kepada warga di Kelurahan Selong Kabupaten Lotim, Rabu, 25 Agustus 2021.

Iklan

Disebut, bantuan tersebut dikhususkan   bagi kaum perempuan sebanyak 1.473 orang. Para penerima manfaat program ACTION di wilayah Lotim yang dilakukan serentak di 7 lokasi program yakni Kelurahan Selong, Desa Denggen Timur, Desa Lenek Kalibambang, Desa Lenek Lauk, Desa Montong Betok , Desa Perian dan Kelurahan Denggen.

Perempuan perempuan penerima manfaat ini berasal dari kelompok-kelompok perempuan rentan, dengan kriteria, perempuan miskin, korban KDRT, korban pernikahan anak, disabilitas dan lansia. “Intinya semuanya merupakan perempuan miskin, apalagi banyak suaminya yang pulang kampung karena deportasi dan tak ada kerjaan lagi, ” terang Eli.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Lotim, H. Ahmat yang hadir menyerahkan langsung bantuan Program Action tersebut mengatakan di Lotim memang banyak perempuan yang perlu perhatian. Pemerintah daerah tidak mampu memberikan bantuan untuk semua. Karenanya Lotim menggandeng pihak pemerhati untuk membantu perempuan.  (rus)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional