Banyak Lampu PJU di Senggigi Mati

Lampu PJU di kawasan wisata Senggigi, Lobar ini, banyak yang mati.(Suara NTB/her)

Giri Menang (Suara NTB) – Banyak Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di kawasan pariwisata Senggigi tak berfungsi alias mati. Termasuk lampu PJU yang baru dibangun dalam proyek revitalisasi Senggigi tahun 2020 lalu. Kondisi Senggigi yang gelap, menambah lesunya pariwisata Senggigi akibat dampak Covid-19.

Kondisi inipun dikeluhkan oleh Pemerintah Desa Senggigi. Kepala Desa Senggigi, Mastur berharap kepada Pemkab Lombok Barat (Lobar) agar secepatnya menangani semua PJU yang mati di kawasan pariwisata Senggigi. “Kami berharap Pemda benar-benar memperhatikan PJU ini,” kata Mastur saat dikonfirmasi media, Kamis, 2 September 2021. Dari hasil inventarisir yang sudah dilakukan, jumlah PJU yang mati di wilayah Desa Senggigi sebanyak 30 titik PJU. “Sudah saya inventarisir, jumlahnya 30 titik PJU yang mati, ” tegasnya.

Iklan

Dengan kondisi ini, pihaknya bertanya-tanya, bagaimana perawatannya, karena masyarakat tetap membayar pajak penerangan jalan (PPJ) lewat rekening listrik yang dibayarkan, besarnya 10 persen dari pembayaran PJU. Tapi pada kenyataannya justru PJU yang ada banyak yang mati, apalagi ini berada di kawasan pariwisata.

Banyaknya PJU yang mati ini tidak sesuai dengan jargonnya Senggigi sebagai sumber PAD terbesar Lobar. Padahal pihaknya sudah mengadukan masalah ini ke dinas terkait, namun sampai sekarang ini belum ada respon. “Kalau bisa saya harapkan, minggu-mingggu ini bisa nyala kembali PJU di Senggigi semuanya,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Lobar, H. Lalu Winengan mengatakan, PJU di kawasan Senggigi yang baru-baru ini sudah dibangun belum menjadi tanggung jawab dinasnya. Karena PJU dibangun ini bukan di Dinas Perkim dan belum masuk dalam catatan aset pemeliharaan Dinas Perkim. “Tidak tahu, belum ada di aset saya (Dinas Perkim), mungkin masih di dinas yang mengerjakan proyek,” jawab Winengan.

Ia menambahkan, kemungkinan tanggung jawab PJU ada di Dinas PUTR atau di Dinas Pariwisata sebagai OPD yang melaksanakan proyek revitalisasi Senggigi. Terpisah, Kepala Dinas PUTR Lombok Barat I Made Arthadana yang dikonfirmasi terkait PJU yang mati, Made menjawab pihaknya sudah melakukan pemeriksaan dan pengecekan PJU yang mati. (her)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional