Bantuan Nelayan Tahun 2022 Tidak Ada

Ilustrasi Nelayan. (Suara NTB/Sumber :PxHere)

Mataram (Suara NTB) – Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Mataram mengharapkan adanya program bantuan bagi nelayan dan usaha budidaya ikan melalui anggaran pokok pikiran (pokir) dewan dan APBD. Pasalnya, anggaran dana alokasi khusus (DAK) yang setiap tahunnya digunakan untuk penyaluran bantuan tersebut tidak ada untuk tahun 2022.

“Selama ini anggaran kita dari DAK, dan sudah diberitahukan tidak ada DAK untuk 2022. Jadi sisa tahun ini saja DAK kita sekitar Rp1,6 miliar,” ujar Kepala DKP Kota Mataram, Baiq Sujihartini saat dikonfirmasi, Minggu, 15 Agustus 2021.

Iklan

Untuk tahun ini, bantuan tersebut akan disalurkan untuk kelompok pengolahan hasil tangkapan laut sebesar Rp800 juta serta pengadaan bantuan sarana tangkap juga sebesar Rp800 juga bagi nelayan di Kota Mataram.

Berdasarkan catatan pihaknya, saat ini terdata sekitar 54 kelompok pengolahan ikan di Kota Mataram. Data tersebut didapatkan dari tim penyuluh DKP Kota Mataram, yang sekaligus bertugas memastikan masing-masing kelompok tidak menerima bantuan ganda.

“Antara lain kelompok yang dapat nanti ada kelompok pemindangan, pembuat abon, bakso, kerupuk ikan. Nanti penyuluh yang mendapat mana yang sudah dapat mana yang belum, jadi kita pastikan tidak akan overlap,” ujar Suji. Selain itu, kelompok pengolahan yang akan mendapatkan bantuan disebutnya adalah kelompok yang telah mendapatkan surat keterangan (SK) tugas dari Walikota Mataram.

Jenis bantuan yang diberikan berupa alat untuk mendukung peningkatan hasil produksi sesuai jenis olahan yang dibuat masing-masing kelompok. Kemudian untuk sarana tangkap yang dipersiapkan antara lain seperti jaring dan konverter.

Selain itu diberikan juga bantuan untuk renovasi tempat pengolahan bagi masing-masing kelompok usaha yang tersebar di Kota Mataram. Kendati demikian, menurut Suji penyaluran bantuan baru bisa dilaksanakan pada triwulan keempat mendatang.

“Ini semuanya tergantung menu di pusat. Tahun ini memang ditujukan untuk mendukung pengolahan tangkapan laut dan nelayan tangkap, tapi karena tahun depan tidak ada DAK, kita benar-benar berharap ada juga dari pokir atau ABPD,” tandasnya. (bay)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional