Bantuan Kuota Internet Harus Digunakan secara Optimal

H. Aidy Furqan (Suara NTB/nas)

Mataram (Suara NTB) – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) kembali menyalurkan bantuan kuota data internet kepada pendidik dan peserta didik di periode Oktober 2021. Total penerima bantuan kuota data internet di NTB sebanyak 274.339 penerima. Kuota data internet diminta untuk digunakan secara optimal.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) NTB, Dr. H. Aidy Furqan, M.Pd., Selasa, 12 Oktober 2021 mengatakan, kuota internet dari pemerintah bagi guru dan siswa diharapkan agar dimanfaatkan optimal untuk kebutuhan belajar. “Meskipun saat ini sudah rata-rata pembelajaran tatap muka terbatas dilakukan, namun masih juga diberlakukan layanan belajar daring atau online disebabkan karena belum bisa sepenuhnya belajar tatap muka,” ujarnya.

Iklan

Berdasarkan data yang diperoleh dari Humas Kemendikbudristek, jumlah penerima bantuan kuota data internet di NTB sebanyak 274.339 penerima. Dengan rincian jumlah siswa yang menerima bantuan sebanyak 193.105, guru sebanyak 23.490, mahasiswa sebanyak 54.932, dan dosen sebanyak 2.812.

“Meskipun nantinya tatap muka penuh, maka tetap diperlukan dukungan fasilitas daring guna mengakses materi untuk memperkaya materi di luar yang diberikan guru dalam tatap muka. Demikian juga untuk para guru agar paket tersebut dimanfaatkan optimal untuk menguatkan atau memperkaya konten materi pelajaran,” jelas Aidy.

Melalui keterangan resmi yang diterima Suara NTB, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim mengatakan, bantuan kuota data internet kembali disalurkan di bulan Oktober ini kepada sejumlah 26,6 juta penerima untuk menunjang pembelajaran, baik bagi yang sudah PTM terbatas, maupun yang masih Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Pada periode Oktober 2021, bantuan kuota data disalurkan ke nomor 24,9 juta peserta didik jenjang PAUD hingga pendidikan tinggi serta 1,73 juta pendidik jenjang PAUD hingga pendidikan tinggi. “Kuota data disalurkan kepada nomor-nomor ponsel yang telah berhasil diverifikasi dan divalidasi sehingga dipastikan akan menerima bantuan,” jelas Nadiem.

Sebelumnya, Nadiem menjelaskan, pada September 2021, Kemendikbudristek telah menyalurkan bantuan data kuota internet kepada 24,4 juta pengguna. “Bulan ini ada penambahan kuota sebanyak 2,2 juta penerima dibanding pada September lalu, karena ada pemutakhiran nomor ponsel yang sudah diverifikasi dan divalidasi,” ungkapnya.

Keseluruhan bantuan kuota data internet di tahun 2021 merupakan kuota umum yang dapat digunakan untuk mengakses seluruh laman dan aplikasi kecuali yang diblokir oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), dan yang tercantum pada situs resmi bantuan kuota data internet Kemendikbudristek: http://kuota-belajar.kemdikbud.go.id. “Jangan mudah terpancing informasi tidak benar yang beredar. Informasi tepercaya hanya dikeluarkan oleh portal atau media sosial resmi Kemendikbudristek,” pesan Nadiem. (ron)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional