Bantu IKM, Ummat Desiminasi Teknologi Tepat Guna

Pemberian bantuan mesin pada IKM di Desa Lepak Kecamatan Sakra Lotim untuk meningkatkan produktivitas. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Mataram (Ummat) menggelar Program Penerapan Teknologi Tepat Guna (PPTTG) di Desa Lapak, Kecamatan Sakra Timur, Lombok Timur (Lotim). Kegiatan yang sudah dilaksanakan sejak Agustus ini berfokus pada peningkatkan produktivitas dan mutu minyak kelapa yang diproduksi di desa tersebut.

Ketua Pelaksana Dr. Nurhayati mengatakan Program Penerapan Teknologi Tepat Guna merupakan program yang dikembangkan oleh Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat, Direktorat Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan, Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek). “Tahun ini, Ummat berhasil mendapatkan bantuan dana untuk melaksanakan PPTTG,”paparnya.

Dikatakannya, kegiatan ini bertujuan selain untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas produk berbasis IPTEK, juga memfasilitasi hilirisasi produk teknologi hasil Litbang perguruan tinggi ke masyarakat melalui pemberdayaan masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dijelaskannya, alasan tim LPPM Ummat memilih Desa Lepak sebagai lokasi pelaksanaan Program Penerapan Teknologi Tepat Guna disebabkan beberapa alasan. Seperti penggunaan teknologi yang masih sangat sederhana dalam pengolahannya. “Metode gotong royong seperti ini membutuhkan waktu dan tenaga yang lebih banyak sehingga tidak efisien,” imbuhnya.

Adanya, bantuan dana yang diberikan Kemenristek, tim LPPM Ummat menyerahkan beberapa mesin yang akan membantu mereka nantinya dalam pengolahan minyak kelapa seperti alat pengupas kelapa, mesin pemarut skala menengah, mesin pemeras santan otomatis tipe screw, mesin filtrasi, mesin pengemas dan juga set alat dapur yang diserahkan langsung kepada perwakilan Industri Kecil Menengah Tunas Mulia dan Agro Mulia Desa Lapak.

Selain penyerahan alat, beberapa kegiatan juga dilaksanakan seperti penyuluhan, pelatihan dan demonstrasi yang melibatkan masyarakat dan diharapkan dapat membantu mereka untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas minyak kelapa yang mereka hasilkan.

Anggota Pelaksana PTTG, Dr. Ibrahim, M.Sc berterima kasih kepada Kemenristek yang memberikan bantuan dana untuk pelaksanaan program ini karena dapat meningkatkan ekonomi masyarakat dan menciptakan lapangan pekerjaan. “Dengan program ini, ke depannya produk yang dihasilkan akan semakin baik kualitasnya sehingga dapat bersaing dengan produk-produk lainnya. (dys)