Bansos Sahabat Berlanjut, Dikhususkan bagi Pasien Covid-19

Mirajuddin. (Suara NTB/dok)

Sumbawa Besar (Suara NTB) – Pemerintah daerah (Pemda) Sumbawa tetap melanjutkan bantuan sosial (bansos) Sahabat tahun 2021 ini. Meskipun demikian bansos tersebut kini sudah berganti nama dan sasaran penerima.

“Tetap berlanjut (tahun 2021 red). Cuma berbeda nama dan sasaran,” ungkap Kepala Dinas Sosial (Disos) Kabupaten Sumbawa melalui Kabid Linjamsos, Mirajuddin, S.T.

Iklan

Disebutkannya, tahun 2020 lalu bantuan  dari Pemda namanya Bantuan Sosial Tunai (BST) Sahabat, diberikan kepada Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) covid-19. Sedangkan di tahun 2021 ini namanya berubah menjadi bansos khusus, karena dikhususkan untuk pasien covid-19. Baik yang positif berdasarkan hasil pemeriksaan PCR maupun antigen. Perubahan nama ini karena ada masukan dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) agar bantuan tetap berlanjut.  “Kalau bantuan sosial tunai  itu kan identik dengan masyarakat miskin. Sempat ada pertanyaan juga dari BPKP kenapa kok yang terima bantuan itu juga tumpang tindih. Sehingga yang menjadi argument kita sasarannya  (tahun ini red) pasien positif covid-19. Entah dia miskin atau kaya yang terkena covid tetap dapat. Meskipun terima PKH juga dapat. Karena ini sifatnya khusus untuk pasien positif covid-19,” terangnya.

Tahun 2021 ini, sebut Mirajuddin, jumlah uang yang diberikan masih tetap seperti yang sebelumnya Rp 600 ribu sekali terima. Penerima bantuan hanya satu orang dalam satu keluarga. Misalnya dalam satu keluarga lebih dari satu orang yang positif covid-19, hanya satu yang menerima bantuan. Pencairannya juga masih diantar langsung, tetapi kalau memungkinkan ada rekening, uang ditransfer lewat rekening. “PNS dan TNI/Polri kena bantuan. Semua kalangan tidak ada batasnya. Kecuali sekeluarga, hanya satu saja yang terima. Data Disos untuk memberikan bantuan kepada yang positif dari Satgas covid-19 dilengkapi dengan NIK. Nanti kita juga melakukan proses verifikasi untuk mengetahui apakah orang tersebut satu keluarga atau tidak,” bebernya.

Terhadap penerima bantuan tahun ini, diakuinya sedang berproses. Karena perbupnya yakni Perbup Nomor 4 Tahun 2021 tentang bantuan sosial khusus bagi keluarga penerima manfaat terdampak covid-19 di Kabupaten Sumbawa baru ditanda tangani awal Februari lalu. Saat ini yang sedang diproses SK-nya sebanyak 451 orang. Jumlah ini karena banyak limpahan dari  Oktober 2020 lalu. Nantinya jika bantuan ratusan penerima manfaat tersebut sudah selesai, maka untuk SK akan diproses setiap minggunya. “SK berproses. Sudah selesai konsultasi dengan Bagian Hukum tinggal tandatangan Pak Bupati. Tapi harapannya kalau sudah selesai yang ini, nanti setiap minggu kita buat SK dan pencairan. Supaya tidak terlalu lama menunggu,” pungkasnya. (ind)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional