Bank NTB akan Jadi Bank Syariah, Komari: Kita Harus “Happy”

Mataram (suarantb.com) – Pada 2018 mendatang, Bank NTB ditargetkan menjadi bank syariah. Dalam rangka mencapai target sebagaimana diperintahkan Gubernur NTB, Bank NTB mulai melakukan berbagai persiapan.

Hari ini, Rabu, 5 Oktober 2016, Direktur Utama Bank NTB, Komari Subakir bertemu Otoritas Jasa Keuangan (OJK) RI membahas konversi tersebut. Subakir yang ditemui usai pertemuan mengaku masih ada tahapan-tahapan yang harus dipenuhi untuk mencapai konversi ini.

Iklan

Selain itu, ia juga menekankan pesan Gubernur NTB untuk tetap menjaga performa harus diperhatikan. “Tadi gubernur sudah menyampaikan, performa yang sudah bagus ini harus dipertahankan meskipun Bank NTB sudah dikonversi menjadi syariah,” jelasnya.

Untuk itu, Subakir menyatakan ia harus melakukan tata kelola yang baik. Mengenai kekhawatiran beberapa pihak atas konversi ini, ia mengaku tetap optimis. “Semua itu bisa kita pelajari. Kami juga akan bekerja sama dengan pihak konsultan dalam proses ini,” ujarnya meyakinkan.

Konversi ini memang sedang dalam proses, Subakir menyatakan pihaknya akan memenuhi segala persyaratan yang dibutuhkan secara bertahap. Seperti halnya syarat sistem teknologi informasi (IT) yang kuat, ia menyanggupi akan menyiapkan ahli untuk itu. “Kami akan siapkan ahlinya, sehingga pada saatnya nanti semua persyaratan itu akan terpenuhi. Syarat ini kan ada 12-15 item, itu akan kami penuhi secara bertahap,” jelasnya. “Pelaksanaan konversi kita ini harus happy. Agar terkonversi dengan baik dan bisnisnya juga tetap tumbuh,” tambahnya bersemangat.

Seberapa jauh konversi yang sudah dijalankan, Subakir mengaku tidak menganggap itu penting. Karena tiap persyaratan yang harus dipenuhi mempunyai bobot yang berbeda. “Yang bobotnya beresiko kita amankan dulu, usahakan dua tahun lagi sudah muncul Bank Syariah NTB,” tambahnya. Mengenai pro kontra konversi di kalangan pemimpin daerah, Subakir tidak mempermasalahkan. Menurutnya itu hal biasa.

Asisten II Gubernur NTB, Lalu Gita Ariadi juga menyatakan tidak ada kendala dalam proses konversi ini. “Tidak ada kendala, intinya Bank NTB harus segera melaksanakannya karena ini perintah langsung dari gubernur,” tegasnya. (ros)