Banjir Taman Loang Baloq Berhasil Ditangani

Sebuah Alat berat dikerahkan untuk penutupan saluran pembuangan genangan di area selatan Taman Loang Baloq, Minggu, 6 Juni 2021. Setelah sepekan lebih tergenang, genangan yang membanjiri area selatan taman kota tersebut berhasil ditangani.(Suara NTB/bay)

Mataram (Suara NTB) – Penanganan banjir akibat gelombang pasang di Taman Loang Baloq terus dilakukan. Hingga Minggu, 6 Juni 2021 tim gabungan terus melakukan penyedotan untuk sisa genangan dan pembersihan sampah yang muncul akibat gelombang pasang yang terjadi pada 26 Mei lalu tersebut.

“Hari ini kita lakukan penutupan aliran pembuangan ke laut untuk menghindari air pasang masuk kembali ke area Taman Loang Baloq,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Mataram, Miftahurrahman, Minggu, 6 Juni 2021.

Iklan

Sebelumnya aliran pembuangan sepanjang 50 meter telah dibuat pada Sabtu, 5 Juni 2021 untuk menyalurkan genangan yang membanjiri seluruh bagian selatan dengan luas area sekitar 3,4 hektare tersebut. Cara itu dipakai untuk menyiasati keterbatasan alat penyedot yang tersedia.

Berdasarkan pantauan Suara NTB, setelah lebih sepekan tergenang area selatan Taman Loang Baloq saat ini telah 100 persen dikeringkan. Selain itu tim gabungan dari BPBD, Dinas PU, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas Pariwisata juga melakuan pembersihan di seluruh area taman sejak Jumat, 4 Juni 2021.

Hal tersebut dinilai telah sejalan dengan instruksi Wakil Walikota Mataram agar penanganan dampak gelombang pasang di Taman Loang Baloq diselesaikan dengan cepat. “Kami lemburkan satu armada dump truck, satu armada mobil bak terbuka dan excavator untuk mempercepat pembersihan ini. Setelah aliran pembuangannya kita tutup, kita harapkan kejadian serupa tidak terulang lagi,” ujar Mifta.

Sebagai solusi jangka panjang, pembuatan talud penahan air dengan memanfaatkan anggaran revitalisasi sebesar Rp11,7 miliar yang dikelola Dinas Pariwisata diharapkan segera berjalan. Dengan begitu, gelombang yang masuk ke area taman dapat diminimalisir.

“Selain menutup saluran, hari ini kita juga masih menangani tumpukan sampah laut di seputaran Taman Loang Baloq,” ujarnya. Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama 240 orang petugas kebersihan. Dengan begitu, kondisi Taman Loang Baloq diharapkan dapat segera kembali normal sehingga dapat menjadi objek wisata yang lebih representatif bagi pengunjung.

“Jadi keluhan masyarakat yang datang dari pedagang dan pengunjung karena sampah dan banjir ini Insyaallah bisa ditanggulangi. Kita akan tangani semuanya sampai selesai,” tandas Mifta. (bay)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional