Banjir di Dompu, 36 Rumah Hanyut, Gubernur Soroti Gundulnya Hutan

Gubernur NTB, H.Zulkieflimansyah meninjau lokasi banjir di Desa Daha, Kecamatan Hu’u, Dompu sekaligus menyerahkan bantuan, Senin, 1 Maret 2021. (Suara NTB/ist)

Dompu (Suara NTB) – Gubernur NTB, Dr.H. Zulkieflimansyah didampingi Bupati Dompu, Kader Jaelani meninjau secara langsung  lokasi banjir di Desa Daha, Kecamatan Hu’u, Kabupaten Dompu, Senin, 1 Maret 2021. Banjir yang menerjang Desa Daha mengakibatkan sedikitnya 36 rumah hanyut dan sejumlah fasilitas umum rusak di tujuh dusun.

Gubernur NTB, dalam kunjungannya juga mengingatkan tentang pentingnya membenahi kerusakan hutan di Dompu. Kehadiran Gubernur bersama rombongan itu, tidak lain untuk memastikan penyebab bencana tahunan tersebut. ‘’Bantuan tanggap darurat sudah sampai di sini sejak kemarin. Dari sini kemudian kita lihat lapangan, apa saja yang bisa disinergikan kembali,’’ ujar Gubernur.

Iklan

Sebagaimana temuan bersama di lapangan, lanjut Gubernur, air yang mestinya mengalir lancar ke muara sungai, terpaksa menghantam area pemukiman warga. Selain pengaruh intensitas hujan yang cukup tinggi selama beberapa hari terakhir, penyumbatan serta endapan sedimentasi turut menjadi pemicu.

Program normalisasi sungai memang menjadi alternatif penanggulangan. Hanya saja, langkah tersebut dirasa kurang efektif meminimalisir ancaman banjir tanpa mengentaskan persoalan hulunya, yakni penggundulan kawasan hutan negara. ‘’Di samping volume air lebih besar dari biasanya, juga ada faktor-faktor untuk menyadarkan kita seperti penggundulan hutan. Jangan merambah hutan yang memang dilindungi dan dilarang pemerintah,’’ harapnya.

Ditegaskan, dari awal pemerintah sudah melarang aktivitas perambahan kawasan hutan negara untuk penanaman jagung. Namun demikian, tak sedikit dari warga bersikukuh melakukan pengerusakan tersebut dengan alasan memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga. Dan dengan adanya kebijakan melarang pengangkutan hasil hutan kayu saat ini, Gubernur berharap tidak ada lagi penebangan liar, apalagi perluasan area perambahan.

Sementara menyangkut penanganan korban dan dampak kerusakan fasilitas umum akibat banjir bandang di Desa Daha dan Marada, Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Provinsi NTB, Ir. H. Ridwansyah, MM., M. Sc., M. Tp., yang turut mendampingi menambahkan, karena sekarang dalam kondisi tanggap darurat, hanya bantuan logistik serta kebutuhan rumah tangga lain yang bisa disalurkan.

Sementara untuk tahap pemulihan, prioritas penanganan nantinya menurut dia lebih pada perbaikan jaringan perpipaan yang rusak, saluran irigasi dan normalisasi sungai. “Kalau nanti dananya memang cukup besar kita bawa ke BWS. Jadi memang harus bertahap, tidak bisa segera,” pungkasnya.

Tujuh Dusun Terdampak

Dalam kunjungannya, Gubernur menyerahkan bantuan kepada warga yang menjadi korban banjir. Bantuan itu berupa mi instan, air mineral, terpal. Kemudian selimut, perlengkapan bayi dan bantuan lainnya.

Seperti diketahui,  banjir terjadi pada hari Minggu, 28 Februari 2021 pukul 01.30 Wita di Desa Daha, Kecamatan Hu’u, Dompu.  Banjir dipicu oleh tingginya intensitas hujan. Kondisi diperparah lagi, banyak lahan tandus akibat penebangan liar sehingga mengurangi penyerapan air tanah. Penumpukan sampah dan sedimen di area aliran sungai mengakibatkan pendangkalan dan penyumbatan aliran air sungai juga ditengarai menjadi pemicu banjir.

Adapun warga yang terdampak banjir masing-masing di Dusun Daha Barat sebanyak 105 KK, Dusun Sori Rewa, 85 KK. Dusun Asi Peke 50 KK, Dusun Daha Timur 40 KK. Dusun Tolo Ndaja 80 KK, Dusun Tolo Rodi 63 KK. Dusun Fo, o Kompo 20 KK.

Selain menghayutkan 36 unit rumah, pagar masjid rusak, terdata juga lahan pertanian rusak sekitar 50 hektare, saluran irigasi rusak sekitar 50 meter.

Pihak BPBD Kabupaten Dompu melakukan penanganan awal terhadap korban terdampak banjir, dengan melakukan pendistribusian logistik serta penyaluran air bersih. BPBD Kabupaten Dompu juga telah melakukan monitoring melalui media sosial untuk memantau perkembangan saat ini.

Selanjutnya BPBD Kabupaten Dompu menyiagakan personel untuk mengantisipasi kejadian-kejadian lain yang sewaktu-waktu akan terjadi. (r)

Advertisement filing laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional