Bangun Riset dan Penelitian, Ummat MoU dengan Pabrik Teh Kelor

Gubernur NTB H. Zulkieflimansyah meresmikan pabrik teh kelor di Mataram, Senin, 11 Januari 2021. Hadir juga Rektor Ummat H. Arsyad Abd. Gani (1 dari kanan) yang juga ikut menandatangani kerjasama dengan pihak pengelola pabrik teh. (Suara NTB/dys)

Mataram (Suara NTB) – Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah meresmikan langsung pabrik teh kelor yang dikelola oleh CV. Tri Utami Jaya, Senin, 11 Januari 2021. Hadirnya pabrik teh kelor ini menjadi salah satu bukti industrialisasi di NTB sedang bergeliat.

Pada kesempatan itu pula dilakukan penandatanganan perjanjian atau memorandum of understanding (MoU) antara CV Tri Utami Jaya dengan Universitas Muhammadiyah Mataram (Ummat) dalam bidang riset dan penelitian. Hal ini sebagai bentuk dukungan Ummat terhadap kemajuan dunia industri lokal di NTB. Hadir pada kesempatan itu Rektor Ummat Dr. H. Arsyad Abd. Gani, MPd.

Direktur CV Tri Utami Jaya Nasrin H. Muhtar menuturkan adanya kerjasama ini diharapkan mampu menumbuhkan industri kelor yang dibangunnya. Menurutnya, tanaman kelor merupakan simbol dari kemakmuran. Selain itu, sangat banyak masalah kesehatan yang dapat teratasi dengan kelor.  “Kelor adalah pohon ajaib,” ujarnya.

Pada kesempatan itu pula, ia mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kesempatan tampilnya produk-produk lokal dalam JPS Gemilang. Hal itu merupakan sebuah stimulus dan kepercayaan diri bagi pegiat industri di NTB. Hadirnya CV.Tri Utami Jaya telah mampu menampung 50 orang tenaga kerja. “Mudah-mudahan ini juga memberikan devisa bagi Provinsi Nusa Tenggara Barat,” tutupnya

Sementara itu Gubernur NTB Dr. Zulkieflimansyah mengatakan, kesejahteraan dan kemakmuran sulit dapat dirasakan oleh sebuah daerah tanpa adanya industrialisasi, sehingga industrialisasi merupakan kebutuhan bagi suatu daerah. “Kita akan begini-begini saja, kalau tidak ada industrialisasi,” ujar Gubernur.

Gubernur mengapresiasi CV Tri Utami Jaya karena hal ini merupakan angin segar bagi NTB, bahwa meski di tengah pandemi, NTB mampu bertahan dan berkembang. Tidak hanya itu, hadirnya CV Tri Utami Jaya ini membuktikan bahwa industrialisasi dapat terwujud dan dilakulan oleh siapa saja.

“Industrialisasi bisa dilakukan oleh siapa saja, orang-orang biasa, yang penting punya keinginan dan tekad yang kuat, untuk merubah nasib,” ucapnya.

Menurut Gubernur, hadirnya CV Tri Utami Jaya merupakan sebuah akumulasi pengalaman, kesedihan, perjuangan, keringat dan air mata dari Nasrin H. Muhtar pendiri dari usaha teh kelor itu. Menurutnya, kelor merupakan salah satu tanaman yang menakjubkan yang dimiliki oleh NTB.  (dys)