Bangun Kecakapan Berbicara Mahasiswa, Universitas 45 Mataram Rutin Adakan Workshop

Mataram (suarantb.com) – Kemampuan berkomunikasi merupakan kecakapan terpenting yang diperlukan seseorang dalam kehidupan bermasyarakat secara umum. Terutama bagi mahasiswa yang kerap bergelut dengan berbagai kegiatan seperti seminar, presentasi kuliah, hingga skripsi. Kemampuan komunikasi merupakan hal yang paling pokok dibutuhkan mahasiswa secara personal.

Tak terkecuali kecakapan berbicara di depan umum (public speaking). Kecakapan menyampaikan gagasan di muka khalayak merupakan kebutuhan bagi mahasiswa. Tidak hanya dalam kegiatan perkuliahan sehari-hari, namun juga dalam kehidupan selepas kuliah, baik dunia kerja atau bermasyarakat.

Iklan

Menyiapkan generasi yang cakap dalam berbicara dan bersosialisasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Program Studi Ilmu Komunikasi, Universitas 45 Mataram rutin mengadakan seminar dan workshop terkait pengembangan kemampuan komunikasi ini. Khusus untuk kemampuan berbicara di depan umum, Universitas 45 Mataram kembali menggelar workshop bertajuk Be A Good Public Speaker (Menjadi Pembicara yang Baik) pada Sabtu, 12 November 2016.

speaker

Nur Kholis alias Mas Koko

Workshop yang menghadirkan pembicara asal Malang, Nur Kholis yang akrab disapa Mas Koko tersebut merupakan salah satu agenda perkuliahan bagi mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi.

Kepala Program Studi Ilmu Komunikasi, Yulanda Trisula Sidarta Yohanes, yang sekaligus menjadi ketua panitia workshop mengatakan, mahasiswa yang selama ini mengenyam perkuliahan teori dalam kesehariannya harus juga menerima kuliah praktik untuk menyeimbangkan kemampuan mahasiswa. Untuk itulah, kuliah praktik dalam bentuk workshop yang menghadirkan para praktisi rutin diadakan.
“Jadi ada kolaborasi. Apa yang didapatkan di kelas, kita juga melakukannya di praktik. Ini juga merupakan salah satu strategi kami,” ujarnya kepada suarantb.com.

Tak hanya mengundang kelompok mahasiswa jurusan Ilmu Komunikasi, namun juga diperuntukkan bagi masyarakat dan mahasiswa secara umum. Sebab menurut Yulanda, setiap orang pada akhirnya akan butuh kemampuan komunikasi, dan Universitas 45 Mataram menyediakan wadah untuk mengembangkan kecakapan tersebut.

Praktisi yang dihadirkan dalam workshop sudah dijamin memiliki potensi dan kecakapan yang patut dibagi kepada peserta yang hadir. Nur Kholis alias Mas Koko, merupakan salah seorang pembicara andal dan telah dipercaya oleh Universitas 45 Mataram sebagai pembicara dalam workshop serupa. Mas Koko, yang mengaku telah dua kali mengisi seminar di Universitas 45 Mataram, juga tak jarang menjadi pembicara dalam acara-acara serupa di beberapa perguruan tinggi lainnya di Mataram.

Pembicara yang kini juga berprofesi sebagai dosen di Stikes Widya Cipta Husada Malang ini menjadi pembicara sejak 2004. Ia mengawali karirnya tersebut sebagai penyiar radio kampus, dan hingga kini masih bergelut di bidang penyiaran di Radio Kencana, Malang.

Ia juga kerap ditunjuk menjadi pembawa acara di berbagai acara sejak usianya menginjak 19 tahun. Koko mengaku senang berbagi pengalaman dan ilmu dengan mahasiswa dan masyarakat di NTB, sebab masyarakat NTB dianggapnya sangat antusias dan memiliki semangat besar untuk belajar.

“Orang-orangnya nice, luar biasa antusias dan memiliki semangat besar untuk belajar. Itu yang membuat saya suka,” ungkapnya kepada suarantb.com.

Koko memiliki rencana menggelar kembali acara seminar dan workshop serupa, bekerja sama dengan perguruan tinggi yang ada di NTB, termasuk dengan Universitas 45 Mataram. Demikian disampaikan oleh Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas 45 Mataram, Yani Rosita Sarlan.

Yani mengatakan, acara-acara serupa sangat penting bagi mahasiswa untuk mengembangkan keahlian komunikasinya. Ia menganggap kegiatan ini merupakan kegiatan perkuliahan umum atau kuliah luar ruang (outdoor).

“Banyak mahasiswa yang bahkan tidak bisa bicara di depan. Jadi mungkin acara seperti ini akan ada kelanjutannya, tidak hanya mendatangkan pembicara dari Malang, tapi juga yang lainnya,” ujarnya. (rdi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here