Bangun Hotel Pullman, ITDC Gandeng Wijaya Karya

Praya (Suara NTB) – Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) resmi memulai pembangunan Hotel Pullman sebagai hotel pertama yang dibangun di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika. Pembangunan ini ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Lombok Tengah (Loteng), H. M. Suhaili FT,SH,  Senin, 31 Oktober 2016.

Hotel seluas 2,7 hektar ini akan dibangun di atas lahan seluas 5 hektar dengan kamar yang tersedia sebanyak 250 kamar. Hotel ini terletak di Lot H4 kawasan Mandalika dan, diperkirakan bakal menelan anggaran sekitar Rp 500 miliar lebih.

Iklan

“Jadi Hotel Pullman ini merupakan hotel pertama yang kita bangun. Dari beberapa hotel yang direncanakan akan dibangun oleh ITDC di kawasan Mandalika,”  sebut Project Director ITDC, Hari Wibisono.

Namun demikian, ITDC tidak sendirian membangun Hotel Pullman. ITDC dalam hal ini juga menggandeng BUMN lainnya, yakni PT. Wijaya Karya (WIKA) Gedung, sebagai mitra. Dalam skema sinergi BUMN. D imana ITDC berlaku sebagai pengembangan dan pengelola kawasan. Sementara WIKA Gedung sebagai total solution contractor-nya.

“Sinergisitas antara dua BUMN ini diharapkan bisa menghasilkan salah satu resort bintang 5 terbaik di Pulau Lombok,” sebutnya seraya menambahkan, dimulainya pembangunan Hotel Pullman menunjukkan komitmen ITDC dalam mengembangkan kawasan Mandalika, seperti yang selama ini diharapkan banyak pihak.

Di tempat yang sama, Direktur Operasi WIKA Gedung, Widhi Pudjiyono, menjelaskan, selain hotel da residence, Hotel Pullman nantinya juga akan memiliki villa eksklusif standar bintang 5. Pihaknya berkomitmen menjamin kualitas pembangunan hotel benar-benar terjaga dengan standar tinggi, sehingga Hotel Pullman bisa bersaing dengan hotel-hotel premium bintang 5 di dunia internasional.

Adapun lama kegiatan pembangunan direncanakan selama dua tahun hingga Bulan September 2018 mendatang. Di mana untuk kegiatan fisik secara menyeluruh baru akan dimulai pada Bulan Februari tahun 2017 mendatang. Harapannya, begitu pembangunannya selesai di tahun yang sama hotel akan langsung beroperasi, walau belum sepenuhnya, sembari menunggu proses sertifikasi dan kelengkapan persyaratan lainnya selesai.

 Menyinggung dimulainya pembangunan Hotel Pullman tersebut, Bupati Loteng, H.M. Suhaili, FT., berharap bisa menjadi titik awal pengembangan kawasan Mandalika yang selama ini hanya sekedar wacana. Itu artinya, ITDC selaku BUMN yang diberikan kuasa untuk mengelola kawasan Mandalika benar-benar serius dalam menjalankan amanah yang diberikan.

Sekarang ini yang dibutuhkan, katanya, masyarakat memberi dukungan penuh atas pembangunan yang berlangsung. Karena apa yang selama ini diharapkan, kini mulai menampakkan harapan akan segera terwujud. (kir)