Bangun Dua Hotel Berbintang, ITDC Siapkan Rp 1,6 Triliun

Praya (Suara NTB) – Dana mencapai Rp 1,6 triliun siap digelontorkan PT. Pengembang Pariwisata Indonesia (Indonesia Tourism Development/ITDC) dalam dua tahun ke depan. Tujuannya membangun dua hotel berbintang sekaligus di kawasan Mandalika Resort Kecamatan Pujut Lombok Tengah (Loteng). Hal itu dikatakan Humas ITDC, Adi Sadono, kepada Suara NTB, Selasa, 23 Agustus 2016.

Dua hotel ini, masing-masing Hotel Pullman serta Hotel Club Med. Lokasi pembangunan hotel berbeda. Ada yang di kawasan Pantai Kuta serta satu lagi di kawasan Pantai Tanjung A‘an Desa Sengkol. “Desain dan persiapan teknis pembangunan kedua hotel sudah siap. Tinggal proses pengerjaan fisik,” jelasnya.

Iklan

Ia menegaskan, seluruh dana yang digunakan untuk membangun dua hotel bersumber dari modal perusahaan. Sementara untuk pembangunan fasilitas pendukung, seperti jalan, listrik dan air itu akan menggunakan dana investasi pemerintah pusat. “Untuk infrastruktur, tahap awal kita sudah dapat Rp. 250 miliar dari pemerintah pusat,” terangnya.

Dikatakannya, ITDC sengaja fokus mengarahkan modal yang dimiliki untuk membangun fasilitas pariwisata seperti hotel. Ketimbang membangun fasilitas pendukung terlebih dahulu. Karena dengan berinvestasi pada fasilitas pariwisata, berpeluang menghasilkan pemasukan bagi pihak ITDC. Pemasukan itulah yang nantinya bisa diputar kembali, untuk membangun fasilitas pendukung lainnya. “Kalau kita fokus pada infrastruktur pendukung di dalam kawasan, tidak akan bisa menghasilkan pemasukan. Kalau pun bisa perputarannya, tidak akan cepat,” sebut Adi.

Berita Loteng (2)

Beda kalau kemudian fokus membangun hotel dan fasilitas pariwisata lainnya. Perputaran dana akan lebih cepat. Karena ada pemasukan yang diperoleh dari hasil usaha perhotelan. Hasil dari usaha itulah yang nantinya bisa digunakan untuk membangun lagi fasilitas pariwisata. Termasuk fasilitas pendukung kawasan lainnya lagi.

Pembangunan kedua hotel itu ditargetkan bisa tuntas akhir tahun 2017 mendatang, sehingga diharapkan, sudah bisa beroperasi awal tahun 2018. Dan, tentunya begitu beroperasi nantinya akan banyak tenaga kerja yang bisa diserap. Karena selain dua hotel milik ITDC, ada dua hotel lagi yang juga akan dibangun dalam waktu bersamaan oleh investor luar. (kir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here