Bandara Sumbawa Upayakan Tambahan Jadwal Penerbangan

Kukuh Dwi Pramogi. (Suara NTB/ind)

Sumbawa Besar ( Suara NTB) – Bandar udara (Bandara) Sultan Muhammad Kaharuddin Sumbawa terus mengupayakan adanya penambahan maskapai pasca berhentinya penerbangan Garuda. Seperti halnya mengusulkan kepada Citilink agar membuka rute atau beroperasi di Sumbawa.

Kepala Kantor Bandara Sumbawa melalui Kepala Urusan Tata Usaha, Kukuh Dwi Pramogi, S.ST menyampaikan, di awal tahun 2020 lalu pihaknya sudah mendapatkan respon positif dari Citilink terkait rencana penerbangan di Sumbawa. Namun, karena adanya pandemi covid-19, rencana perbangan tersebut tertunda.

Iklan

“Citilink awalnya memang di Februari tahun 2020, kita sudah dapat tanggapan minta bantuan untuk pengoperasian di sini. Tetapi karena pandemi itu muncul, jadinya tertunda,” ujarnya.

Pihaknya akan kembali mengusulkan ke pihak Citilink untuk melakukan operasi di Sumbawa. Sebagai pertimbangan, juga akan disampaikan laporan tahunan Bandara Sumbawa. Seperti berisikan  tentang jumlah pesawat yang datang dan berangkat di tahun 2020 sebanyak 476 dengan jumlah penumpang datang 24.694 dan penumpang berangkat 26.469 orang. Jumlah tersebut cukup jauh menurun dibandingkan tahun 2019, yakni 849 pesawat datang dengan 51.860 penumpang dan 882 pesawat berangkat dengan 56.861 penumpang. “Lumayan signifikan turunnya itu hampir 50 persen lebih,” terangnya.

Pihaknya berharap dengan adanya data lalu lintas pesawat dan penumpang ini dapat menjadi pertimbangan pihak Citilink untuk bisa beroperasi di Sumbawa. “Dengan hasil rekapan satu tahun ini,

lalu lintas udara, mungkin saja bisa menjadi bahan pertimbangan kembali dari para pimpinan di Citilink untuk membuka rute Sumbawa. Dasarnya di Februari 2020 menyetujui pihak Citilink dan sesuai dengan visi misinya mereka melaksanakan konektivitas angkutan udara,” pungkasnya.(ind)

Advertisementfiling laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional