Baiq Elis, “Dedare” asal Lombok Timur Wakili Indonesia di Ajang Miss South East Asia International 2020

Baiq Relisya Gian Ningsih, dedare asal Desa Danger Kecamatan Masbagik Kabupaten Lombok Timur (Lotim), mewakili Indonesia pada ajang Miss South East Asia Internasional tahun 2020 di Bangkok, Thailand pada bulan Oktober 2020 mendatang. (Suara NTB/ist)

Selong (Suara NTB) – Prestasi gemilang diraih Baiq Relisya Gian Ningsih yang merupakan dedare asal Desa Danger, Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur (Lotim). Ia terpilih menjadi wakil NTB, bahkan Indonesia pada ajang Miss South East Asia Internasional Tahun 2020 di Bangkok, Thailand.

Baiq Elis, sapaan akrab buah hati pasangan Lalu Istina Apandi dan Elva Susanti kepada Suara NTB, pada Rabu, 19 Agustus 2020, menuturkan perjalanannya hingga dapat meraih tiket bergengsi tersebut. Awalnya, informasi dibukanya audisi ajang Miss South East Asia International tahun 2020 didapatkan dari sahabatnya.

Iklan

Informasi itu diperolehnya pada tanggal 24 Maret 2020. Saat itu, Sanggar Seni Mahardika NTB dihadiri juri nasional Mister Tourism and Culture Universe Indonesia 2019, Puteri Indonesia NTB 2018, dan beberapa undangan resmi instansi lainnya. Pada saat itu, juri nasional mengumumkan dibukanya audisi online.

Atas dasar itu, Baiq Elis mendaftar pada ajang tersebut dengan mengikuti persyaratan yang ditetapkan. Terutama memiliki wawasan yang luas di bidang budaya dan pariwisata daerah, tinggi badan minimal 165 cm, serta memiliki talenta, sosial media, catwalk, attitude, dan fotogenik. Serta siap dikirim menjadi wakil NTB ke ajang nasional dan ke ajang internasional di Thailand pada bulan Oktober 2020. “Saat itu saya mengikuti ajang ini tanpa beban dan mendapat dukungan penuh dari orang tua,” terangnya.

Tepat pada tanggal 1 Juni 2020, Baiq Elis mengaku menerima informasi terpilihnya mewakili NTB ke ajang nasional dan di ajang internasional di masa pandemi Covid-19 melalui deep interview dan audisi online via zoom. Pada saat itu, kata dia, penjurian dipandu oleh Regional NTB, Lalu Abhie Candra, selaku Ketua Sanggar Seni Mahardika.

“Tepat pada tanggal 1 Juli 2020, saya terpilih untuk mewakili Indonesia sebagai Miss South East Asia International Indonesia 2020 yang akan diselenggarakan pada bulan Oktober di Thailand,” ungkapnya.

Ajang Miss South East Asia International Indonesia 2020 bertujuan untuk memperkenalkan budaya dan pariwisata. Termasuk pertunjukan fesyen ke acara-acara internasional. Akan tetapi dikarenakan Covid-19, banyak yang ikut serta di luar Asia Tenggara. Untuk peserta internasional sebanyak 40 negara dan seleksi daring NTB sebanyak 35 orang. Sedangkan, seleksi nasional hanya dicari 10 besar.

“Dari 10 besar itu, saya sebagai juara satu yang mewakili Indonesia untuk berangkat pada bulan Oktober ke Thailand,” ujar Baiq Elis.

Baiq Elis sendiri merupakan anak pertama dari empat bersaudara. Ia merupakan dedare kelahiran, Sambelia 8 November 1998. Saat ini tercatat sebagai mahasiswi semester 7 Prodi Usaha Perjalanan Wisata di Politeknik Pariwisata Negeri Lombok. Ia bertempat tinggal di Dusun Danger Utara, Desa Danger, Kecamatan Masbagik, Lotim.

Sejak duduk di bangku sekolah, remaja Dusun Danger Utara Desa Danger, Kecamatan Masbagik ini tercatat sebagai anak yang berprestasi, di antaranya terpilih sebagai pembawa sang saka merah putih Paskibraka 2015 momentum 17 Agustus tingkat Kabupaten Lotim. Juga sebagai Dedare Lombok Timur Tahun 2018, Finalis Putri Mandalika, Putri Kampus 2018, serta beberapa prestasi gemilang lainnya.

Bersama regional director, ia dibimbing untuk tetap belajar pengetahuan tentang budaya dan pariwisata, latihan catwalk, kepribadian, public speaking, dan kelas kecantikan. Selain itu juga, ia bersama regional director yang dipercayai oleh national director beraudiensi kepada beberapa instansi pemerintahan. Salah satunya dari tim NTB bersama RD. NTB dan Mentor NTB diberi kesempatan untuk menghadap Ketua Dekranasda provinsi.

Atas prestasi ini, Wakil Gubernur NTB, Dr. Ir. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd, sangat antusias dan memberi dukungannya sebagai remaja cemerlang NTB. Ia berpesan untuk menjadi remaja NTB di ajang ini sebagai peserta yang memiliki wawasan luas, memperkenalkan budaya dan pariwisata NTB, serta tetap mengedepankan pendidikan sebagai nomor satu. (yon)