Ayah yang Diduga Bunuh Putra Kandungnya Jalani Sidang Perdana

Mataram (Suara NTB) – Ahmad Sulaemi menjalani sidang perdana, Kamis, 4 Mei 2017. Ayah yang membacok leher putra kandungnya, Muhammad Albani itu mulai diadili. Ia didakwa melakukan pembunuhan anak.

“Telah melakukan kekerasan terhadap anak yaitu Muhammad Albani yang mengakibatkan mati,” kata Jaksa Penuntut Umum, Ida Ayu Yustika Dewi membacakan dakwaannya di hadapan majelis hakim yang diketuai Didik Jatmiko.

Iklan

Jaksa menguraikan, peristiwa pembunuhan itu dilakukan terdakwa pada 16 Februari 2017 sekitar pukul 23.30 Wita. Saat itu, terdakwa terbangun dari tidurnya dan melihat korban masih tertidur.

“Seketika itu terdakwa mengingat kembali ucapan kotor korban kepada terdakwa dan istri terdakwa sehingga emosi,” kata Yustika.

Terdakwa lantas masuk ke dalam kamar rumahnya di Karang Bagu, Karang Taliwang, Cakranegara. Parang yang disimpan di atas lemari sudah dalam genggaman.

Tanpa basa-basi dari arah belakang korban yang tidur menyamping terdakwa lalu mengayunkan parang sepanjang 50 cm tepat ke bagian leher.

“Korban terbangun menangis. Seketika itu juga terdakwa menangis. Setelah melihat anaknya berlumuran darah, terdakwa lalu memanggil istrinya yang kemudian mencari pertolongan,” ujarnya.

Nyawa korban tak dapat diselamatkan meskipun sempat dibawa ke Rumah Sakit Kota Mataram. Korban menderita luka di bagian leher dan kepala.

“Perkiraan secara klinis sebab kematian korban adalah luka di bagian kepala sehingga menimbulkan pendarahan hebat,” ungkap Yustika.

Perbuatan terdakwa, lanjut dia, sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam pasal 80 ayat 3, ayat 4 juncto pasal 76c UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2012 tentang Perlindungan Anak. (why)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here