Awal November, Tes Seleksi CPNS Pemprov NTB

Kepala BKD NTB, H. Fathurahman (Suara NTB/nas)

Mataram (Suara NTB) – Pemprov NTB akan melaksanakan tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) bagi  5.559 pelamar dinyatakan lolos seleksi administrasi pada 1 – 12 November mendatang. Panitia seleksi menerapkan aturan yang sangat ketat. Peserta tes harus hadir 90 menit sebelum tes dilaksanakan.

Jika ada peserta tes seleksi CPNS yang terlambat satu menit saja, akan dinyatakan gugur. Peserta yang terlambat datang akan langsung digugurkan.

Iklan

‘’Ndak bisa (ikut tes) kalau terlambat datang. Aturannya datang 90 menit sebelum tes. Karena ada registrasi awal, ada pengarahan. Jangankan lima menit, satu menit terlambat, mereka  harus datang 90 menit sebelum pelaksanaan tes,’’ kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB, Drs. H. Fathurahman, M. Si dikonfirmasi Suara NTB, Senin, 29 Oktober 2018.

Diketahui, jumlah pelamar CPNS Pemprov NTB  yang mendaftar secara online sebanyak 6.556 orang. Setelah dilakukan verifikasi dan validasi berkas, sebanyak 997 pelamar dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS). Artinya, 5.559 orang berhak ikut seleksi tes berikutnya.

Fathurahman menjelaskan, tes seleksi CPNS akan dilakukan selama dua pekan, mulai 1 – 12 November 2018. Pelaksanaan tes akan tetap berlangsung pada hari Sabtu dan Minggu. Setiap hari ada 500 peserta yang ikut tes. Kecuali pada hari Jumat, sebanyak 400 orang.

Fathurahman menambahkan, beberapa hal yang harus diperhatikan peserta seleksi tes SKD CPNS 2018.  Pertama, harus membawa kartu tanda ujian, KTP asli, menggunakan pakaian  yang disyaratkan. Kemudian tak membawa barang lain.

‘’Terpenting itu, harus datang 90 menit sebelum pelaksanaan tes. Karena ada registrasi dan pengarahan sebelum tes. Jika datang terlambat maka gugur,’’ tandasnya.

Diketahui, penutupan  pendaftaran CPNS 2018 dilakukan per  15 Oktober jam 24.00 Wita. Rekapitulasi jumlah pelamar di seluruh kabupaten / kota se NTB sebanyak 61.195 orang dengan formasi 3.186 formasi.

Formasi untuk Pemprov NTB sebanyak 433 formasi dengan jumlah pelamar per tanggal 16 Oktober 2018, sebanyak 6.556 orang. Pemkot Mataram  jumlah formasi 262 dengan pelamar 7.213. Lobar 219 formasi jumlah pelamar 9.461 orang,  Loteng formasi 481 jumlah pelamar 3.411 orang. KLU formasi 274 jumlah pelamar 5.602 orang formasi. Lombok Timur sebanyak 225 formasi dengan jumlah pelamar 7.035 orang.

Kemudian Kabupaten Sumbawa Barat formasi 238 jumlah pelamar 2.642 orang. Kabupaten Sumbawa formasi 275 jumlah pelamar 4.905 orang. Dompu formasi 229 jumlah pelamar 4.905 orang. Kabupaten  Bima formasi 352, jumlah pelamar 8.245 orang dan Kota Bima formasi 198 jumlah pelamar 1.541 orang. (nas)