Australia Dominasi Pemesanan Tiket MotoGP Mandalika

Direktur Utama AirAsia Indonesia Veranita Yosephine Sinaga, bersama Kepala Dinas Pariwisata NTB, L. Moh. Faozal dan Ketua PHRI NTB, Ni Ketut Wolini.(Suara NTB/bul)

Mataram (Suara NTB) – MotoGP Mandalika yang direncanakan terselenggara pada 2021 mendatang disambut antusias. Terutama oleh warna Negeri Kanguru, Australia yang saat ini tercatat mendominasi pemesanan tiket menonton balap motor bergengsi ini di Kuta, Lombok Tengah.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi NTB, Lalu. Moh. Faozal membeberkan hasil pertemuannya dengan Mandalika Grand Prix Association (MGPA) selaku promotor MotoGP Indonesia. Faozal menyebut permintaan tiket untuk MotoGP Mandalika didominasi warga Australia, menyusul Malaysia, kemudian Negara-negara lainnya di Asia. “Saya tidak bisa sebutkan berapa jumlah pemesan tiket, yang berhak merilisnya nanti adalah MGPA,” ujarnya.

Untuk menjawab tingginya animo warga Australia menonton balap GP di KEK Mandalika, pihaknya mendorong maskapai AisAsia menghidupkan kembali direct flight Lombok-Perth, dan sebaliknya. “Saya bayangkan 2021 booming kembali direct flight Australia Lombok ini,” ujarnya. Dorongan ini disampaikan pada forum pengenalan potensi kerja sama antara platform airasia.com dengan hotel-hotel di Lombok yang diselenggarakan di Hotel Golden Palace Kamis, 2 Desember 2020.

Acara ini dihadiri oleh Direktur Utama AirAsia Indonesia Veranita Yosephine Sinaga, puluhan perwakilan manajemen hotel se-NTB baik hotel independen maupun berjaringan yang beroperasi di Lombok. Eddy Krismeidi Soemawilaga Head of Indonesia Affairs and Policy AirAsia serta Senior Manager Marketing airasia.com Priska Lampangateia.

Selain Perth – Lombok, rute internasional yang disebut paling potensial adalah direct flight Lombok – Singapura. Sebelumnya diisi oleh Silk Air. Faozal mendorong hub ini diaktifkan kembali, mengingat, hingga saat ini, pihak Silk Air belum memberikan konfirmasi kembali kapan akan membuka lagi penerbangan ke Singapura.

Faozal lebih jauh memaparkan hasil diskusinya dengan MGPA, tentang penyelenggaraan MotoGP. Dipetakan, rute internasional yang tak kalah menarik bisa dilayani adalah Lombok- Bangkok. Air Asia juga melayaninya dengan dengan carter dianggap reguler masih berat. Rute-rute domestik juga di dorong untuk dihidupkan oleh Air Asia. Misalnya Lombok –Surabaya, dan Lombok – Jogja. “Jakarta Lombok kita juga minta agar diberikan pesawat pagi karena aktifitas ASN cukup tinggi,” imbuh Faozal.

Jika dibuka penerbangan ke rute – rute potensial ini dilayani, Faozal mengatakan akan menjadi momentum kebangkitan pariwisata NTB. Para pelaku pariwisata sangat menyambut baik. Ia juga mengajak Air Asia melakukan pertemuan langsung dengan MGPA untuk memastikan potensi-potensi penerbangan yang bisa dibuka, beririsan dengan penyelenggaraan MotoGP nanti.

Sementara Direktur Utama AirAsia Indonesia Veranita Yosephine Sinaga mengatakan akan mengoperasikan kembali 70 persen armadanya. Kedatangannya ke Lombok juga untuk menggeral pertemuan dengan Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah hari ini. “Saya datang ke Lombok sekaligus untuk memastikan semua berjalan dengan baik. Untuk rute-rute internasional yang sudah disampaikan, kita ikuti ketentuan pemerintah. Kalau memang dibuka, kita bisa bahas lagi dengan tim untuk mempertimbangkannya,” demikian Vera. (bul)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here