Aturan Pengelolaan Hkm Sebaiknya Direvisi

Taliwang (Suara NTB) – Komandan Kodim (Dandim) 1607 Sumbawa Letkol Arm Sumanto, S.Sos menyebutkan aturan terkait masalah pengelolaan hutan kawasan masyarakat (HKm) perlu direvisi.

Masalahnya, selama ini banyak oknum yang melakukan illegal logging menggunakan alibi bahwa kayu yang ditebang tersebut berasal dari HKm.

Iklan

“Regulasinya dulu yang perlu diperbaiki, jangan sampai ada oknum kepala desa (Kades) yang mengeluarkan surat izin untuk melakukan penebangan liar yang disinyalir dari HKm. Tetapi setelah dilakukan pengecekan ternyata di dalam surat tersebut kayu-kayu ini berasal dari hutan kawasan lindung,” ungkapnya kepada Suara NTB, Kamis, 16 Februari 2017.

Diakui Dandim, memang selama ini banyak oknum yang menggunakan alasan HKm untuk melakukan penebangan kayu hutan. Tetapi setelah dilakukan pengecekan ternyata kayu-kayu tersebut berasal dari kawasan hutan lindung.

Selain itu, diharapkan kepada masyarakat juga harus mengawasi adanya oknum-oknum yang melakukan praktik ini. Karena pihaknya tidak memungkiri bahwa selama ini adanya keterbatasan dalam melakukan pengawasan terhadap hutan-hutan yang ada.

Sementara terkait dengan menurunkan pasukan untuk melakukan pengamanan, pihaknya sudah siap tinggal menunggu perintah saja.

“Kita sudah siap, tinggal menunggu perintah saja. Karena kita bekerja sesuai dengan tupoksi yang ada,” jelasnya.

Hal ini semata-mata dilakukan agar hutan-hutan yang ada tetap terjaga. Karena apabila hal ini terus dibiarkan, maka tidak menutup kemungkinan bencana juga akan terjadi. Seperti banjir, tanah longsor, maupun masalah lainnya. Karena untuk melakukan reboisasi terhadap hutan-hutan yang ada perlu waktu yang cukup lama.

“Minimal dalam waktu lima tahun hasil reboisasi ini bisa terlihat hasilnya. Oleh karenanya, menjaga lebih baik daripada menanam kembali terhadap hutan ini,” imbuhnya.

Sementara untuk mengatensi masalah perambahan hutan supaya tidak terjadi lagi, maka pihaknya, Kepolisian, dan KPH akan melakukan patroli rutin di beberapa wilayah yang rawan terjadi. (ils)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here