Atlet Berprestasi di KLU Terima Bonus

Dewi, salah satu atlet tenis meja di KLU menerima bonus dari KONI, Jumat, 27 November 2020. Sebanyak 105 atlet berprestasi di KLU menerima bonus dan piagam penghargaan.(Suara NTB/ist)

Tanjung (Suara NTB) – Sebanyak 105 atlet berprestasi dari tujuh cabang olahraga mendapat bonus sekaligus penghargaan dari KONI Lombok Utara. Penghargaan yang diberikan dalam bentuk sertifikat dan uang tunai dengan kisaran Rp2 juta.

Rilis Humas dan Protokol Setda KLU yang diterima koran ini, Jumat, 27 November 2020 menyebutkan, penghargaan dan bonus diberikan kepada atlet berprestasi pada masing-masing cabor yang mendapatkan juara ada sejumlah pertandingan selama tahun 2020.

“Kita tahu para atlet ini memberikan prestasi dan membawa (panji) Lombok Utara. Atlet memiliki komitmen kuat dalam situasi dan kondisi apapun bisa memberikan prestasi yang gemilang, baik di tingkat internasional, nasional, maupun lokal. Tunjukkan bahwa anak-anak KLU, mampu menjadi kebanggaan kita semua,” tandas Plt. Asisten III Setda KLU, Evi Winarni, M.Si.

Ia memberikan pesan kepada semua atlet agar mampu tampil lebih baik pada kejuaraan di masa mendatang. Termasuk kepada Mirawan yang akan tampil pada PON Papua mendatang, ia berharap banyak, Mirawan menjadi andalan KLU dan provinsi untuk meraih medali.

“Persembahkan yang terbaik. Jangan cepat berbangga diri, jadikan sebagai titik awal untuk presentasi gemilang, seperti yang telah diraih atlet KLU seperti Zohri, Sudirman dan Mirawan,” imbuhnya.

Ketua KONI KLU, H. Burhan M. Nur, SH., menyebut sebanyak 105 atlet dari tujuh Cabor menerima penghargaan dan bonus pada tahun 2020. Meski jumlahnya tidak besar, namun upaya ini merupakan bentuk dukungan moril pemerintah kepada putra daerah yang mengharumkan nama Lombok Utara.

Perjalanan KONI semenjak diamanahkan pada bulan Juli 2019, dana KONI 1,6 miliar namun seiring waktu berjalan pemerintah daerah di masa itu kekurangan dana pilkada sehingga anggaran dialihkan. Situasi kembali pada awal 2020, karena wabah pandemi yang sampai saat sekarang, maka dana untuk KONI ikut mengalami pemangkasan hingga nol.

“Alhamdulillah, saat ini sdh ada anggaran melalui anggaran perubahan 2020. Kegiatan pemberian bonus ini rutin kita lakukan setiap tahunnya dan komitmen KONI terus untuk memberikan bonus kepada atlet,” jelasnya.

Selain itu pula, lanjutnya, KONI pada tahun 2021 memiliki agenda olahraga sangat padat seperti Popda, menyiapkan atlet Zohri, Sudirman dan Mirawan di PON Papua, ini yang menjadi fokus dan prioritas. Pihaknya memberikan atensi biaya tiap bulan, baik ketika di Platda maupun Platnas dalam rangka persiapan PON dan event internasional seperti Olimpiade Tokyo yang sempat tertunda pada tahun 2020, kemudian dilaksanakan pada tahun 2021 nanti.

Sementara itu, Mirawan atlet Lari 400 Meter Putra yang juga pemegang 10 medali nasional menyampaikan tekadnya untuk bisa lolos membela NTB dan KLU pada ajang PON Papua nanti. Oleh karena itu, dirinya meminta KONI NTB dan KLU membantunya agar bisa ikut serta pada ajang bergengsi empat tahunan tersebut. Adapun persiapan yang dilakukan relatif sudah matang.

“Terkait persiapan sudah matang, dalam waktu dekat saya akan ikut Jatim Open dan Kejurnas di Aceh dengan menargetkan tiga medali emas,” ujar sprinter 400 meter asal Senaru ini. (ari)