Atlet Atletik NTB Terpilih Masuk SKO Ragunan

Mataram (suarantb.com) – Terpilih untuk bisa bergabung di Sekolah Khusus Olahraga (SKO) Ragunan merupakan kebahagiaan tersendiri bagi Lalu Aji Kusuma Rinjani. Ia terpilih setelah Kabid SKO Kemenpora, Pura Darmawan, Kasubid Pembinaan PPLP, Rudi Al’aidin dan Pelatih Atletik SKO Ragunan, Mundari blusukan ke NTB untuk mencari atlet-atlet potensial.

Aji, yang ditemui usai latihan sore di GOR Turida, Jumat, 2 September 2016 menceritakan ia mulai berlatih olahraga lari sejak kelas dua SMP. “Dulu ikut latihan sekadarnya sama guru olahraga di sekolah,” ceritanya.

Iklan

Berbekal latihan tersebut, atlet kelahiran Mataram, 6 Juli 2000 ini sudah mengikuti beberapa kejuaraan O2SN 2014 dan Kejurda 2015. Setelah mengikuti Kejurda, ia mulai berlatih serius di bawah asuhan pelatih Pelatda PON cabor Atletik, Bagus dan berhasil meraih juara dua di nomor lari 100 meter O2SN SMA tingkat provinsi 2016.

Siswa SMAN 1 Gerung ini berharap kedepannya semakin bisa mengasah potensinya. Sehingga bisa terpilih masuk Pelatnas dan mengikuti PON 2020. “Saya kedepannya ingin bisa ikut Pelatnas, terus ikut PON 2020. Tahun depan rencananya ingin ikut PON Remaja sama POPNAS,” ungkapnya.

Menanggapi anak asuhnya terpilih masuk SKO Ragunan, Bagus merasa senang. Tetapi ia berharap latihan di SKO memberikan hasil yang menunjukkan perkembangan dari atletnya. “Nanti kalau sudah latihan di sana, harus ada perkembangan dari anak ini. Karena latihan di sini saja sudah ada perkembangan yang bagus, apalagi di sana yang fasilitasnya lengkap. Harusnya lebih bagus,” jelasnya.

Bagus juga ingin targetnya membawa Aji bisa ikut PON 2020 dilanjutkan. “Saya sudah pesan ke Pak Mundari, saya lepas atlet saya untuk latihan ke sana tapi target saya tetap dilanjutkan. Saya kan menargetkan Aji supaya bisa ikut PON Remaja, jangka panjangnya bisa ikut PON 2020 nanti,” ungkapnya.

Bagus juga menegaskan, Aji diperbolehkan ikut berlatih disana, tetapi harus tetap kembali untuk NTB. “Ikut latihan disana tidak apa-apa, tapi dia tidak boleh terpengaruh untuk pindah ke daerah lain. Ia harus tetap jadi atlet NTB,” tegasnya. (ros)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here