ATI: JKN-KIS Aktif, Hati Tenang

Kartu JKN KIS

Selong (suarantb.com) – BPJS Kesehatan yang hadir sejak tanggal 1 Januari 2014 membawa angin segar bagi masyarakat Indonesia. BPJS Kesehatan dengan tugasnya menyelenggarakan Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN – KIS) telah memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia. Bahkan dilansir dari laman bisnis.tempo.co total pemanfaatan layanan BPJS Kesehatan sudah mencapai 1,1 miliar kali. Pada tahun lalu rata-rata pemanfaatan fasilitas kesehatan sebanyak 756.515 kali kunjungan per hari kalender atau 32.000 kunjungan pemanfaatan per jam.

Jika membicarakan tentang manfaat dari Program Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN – KIS) tidak ada habisnya, hampir seluruh masyarakat Indonesia telah merasakan penggunaan dari Kartu Indonesia Sehat ini (KIS) ini. Bahkan banyak yang telah menyatakan dukungannya terhadap Program JKN – KIS.

Iklan

Salah satu yang menyampaikan dukungannya terhadap Program JKN – KIS ini adalah warga di Nusa Tenggara Barat yang kini baru berusia 23 tahun ini, dialah Ati Jumiati yang kini menjadi pekerja di salah satu badan usaha di Nusa Tenggara Barat. Ati sapaannya bersedia untuk membagikan ceritanya mengenai dukungannya terhadap Program JKN-KIS ini kepada tim Jamkesnews. “Saya adalah Peserta JKN-KIS sejak lama, dulu pertama kali saya menjadi peserta JKN-KIS saat didaftarkan dari desa,” cerita Ati.

Ati yang begitu tahu ada Program JKN-KIS segera mendaftarkan dirinya dan keluarganya ke dalam Program JKN-KIS, karena menurut Ati Program ini sangat bermanfaat bagi semua masyarakat Indonesia. “Program ini adalah program yang sangat membantu terutama bagi saya karena tidak khawatir lagi dengan biaya pelayanan kesehatan jika saya jatuh sakit, maka dari itu saya langsung daftarkan diri jadi Peserta JKN – KIS,” ungkap Ati.

“Saya memang hingga sekarang belum pernah menggunakan JKN-KIS, karena Allhamdulillah masih diberikan kesehatan. Walaupun saya belum menggunakannya, saya ingin tetap jadi peserta JKN-KIS aktif. Kita tidak pernah tahu kapan kita akan jatuh sakit. Dengan JKN – KIS aktif hati tenang,” ujar Ati. Ati berharap Program JKN-KIS ini terus ada dan tetap ada, karena dengan Program JKN-KIS dan kartu tetap aktif, Ati merasa terlindungi. (r/*)