Asrama Putra Ponpes Muhajirin Praya Terbakar

Satu lokal asrama putra Ponpes Muhajirin Praya yang ludes terbakar, Selasa, 29 Desember 2020. (Suara NTB/kir)

Praya (Suara NTB) -Kasus kebakaran terjadi di lingkungan Pondok Pesantren (Ponpes) Muhajirin Praya Lombok Tengah (Loteng). Satu lokal asrama putra, Selasa, 29 Desember 2020 ludes terbakar. Tidak ada korban jiwa ataupun luka-luka dalam kejadian tersebut. Penyebab kebakaran sendiri saat ini masih diselidiki aparat berwenang.

“Dugaan awal karena korsleting listrik,” aku Umam, pengurus Ponpes Muhajiirin Praya. Awalnya, ada salah seorang santri tengah mengisi baterai handphone di tempat tersebut. Sekitar pukul 16.00 Wita, api mulai terlihat dari bangunan tua tersebut.

Kondisi bangunan yang sudah lapuk dan banyak bahan mudah terbakar membuat api dengan cepat menjalar ke hampir semua bagian bangunan. Para santri yang tengah mengaji dibuat kaget dan langsung berhamburan berusaha memadamkan api dengan peralatan seadaanya.

Mengetahui ada kasus kebakaran, warga sekitar juga datang berusaha membantu memadamkan api. Namun api tak kunjung padam. Malah semakin membesar hingga api membumbung tinggi. Tidak lama berselang, dua unit mobil pemadam kebakaran Loteng datang ke lokasi kejadian. Untuk kemudian langsung membantu memadamkan api.

Kurang dari setengah jam, api akhirnya berhasil dipadamkan. “Kebakaran tidak berlangsung lama, karena bisa cepat dipadamkan. Sehingga tidak sampai menjalar kebangunan lainnya,” terang Umam.

Saat kejadian, sekitar 10 orang santri yang tengah mengaji. Itu pun hanya santri senior saja. Karena memang saat ini santri yang lain tengah libur. “Syukurnya tidak ada korban luka-luka. Apalagi korban jiwa. Dan, hampir tidak ada barang berharga yang ikut terbakar,” sebutnya seraya menambahkan bangunan tersebut selain untuk dapur sekaligus gudang untuk menyimpan barang-barang yang sudah tidak terpakai saja.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Loteng, Murdi, AP.M.Si., memastikan tidak akan korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian tersebut. Adapun untuk dugaan penyebab kebakaran masih diselidiki. Pihaknya enggan berspekulasi terkait penyebab kebakaran tersebut.

“Penyelidikan untuk mengungkap penyeba kebakaran kita serahkan sepenuhnya kepada aparat berwenang. Jadi apa penyebab kebakaran, belum bisa kita pastikan,” timpalnya. (kir)