Aspirasi Dewan Tak Direspon, Anggota DPRD NTB Kecam Eksekutif

Mataram (suarantb.com) – Aspirasi yang disampaikan DPRD NTB kepada Pemprov hanya terealisasi lima persen. Anggota DPRD NTB menyebut eksekutif telah melalaikan keinginan masyarakat, karena aspirasi DPRD merupakan hasil dari menyerap suara rakyat yang diputuskan melalui rapat paripurna.

Hal tersebut dikatakan Sekretaris Komisi IV DPRD NTB, Nurdin Ranggabarani, SH, MH, Selasa 1 September 2016 di kantor DPRD NTB.

Iklan

Menurutnya, aspirasi dewan yang direalisasikan lima persen oleh eksekutif merupakan tindakan tidak menghargai hasil keputusan tertinggi para legislator. Ketika hal tersebut terjadi, bisa dikatakan Pemprov NTB tidak menganggap penting lembaga legislatif, tempat masyarakat menitipkan aspirasinya.

“Reses itu merupakan suara rakyat yang dititip melalui kami. Ketika hasil reses tersebut tidak direalisasikan oleh pemerintah, sama halnya mereka tidak merealisaskan keinginan rakyat,” ujarnya.
Nurdin menjelaskan hasil reses DPRD NTB memiliki nilai yang setara dengan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (musrenbang). Hal tersebut seharusnya disadari oleh eksekutif selaku eksekutor dengan mengambil kebijakan setara antara aspirasi yang diajukan Dewan dengan keputusan Musrenbang.

“Hasil reses yang diserap pemerintah hanya lima persen. Lebih banyak yang tercecer daripada yang terakomodir. Yang terakomodir hanya lima persen, berarti yang tercecer 95 persen. Dengan begitu, Pemerintah mengabaikan hasil paripurna Dewan,” keluhnya.

Menurut Nurdin, sebagai perpanjangan tangan rakyat dalam menyerap aspirasi melalui reses yang kemudian diputuskan melalui sidang paripuna seharusnya eksekutif memberikan porsi yang lebih banyak pada aspirasi yang diusulkan DPRD NTB. Ketika hal tersebut tak dilakukan oleh pihak eksekutif, sama halnya mereka gagal mengakomodir suara rakyat yang disampaikan melalui para legislatornya di Udayana.

“Ketika Reses tidak terakomodir oleh eksekutif, maka mereka tidak mengakomodir aspirasi rakyat. Salam dari kami, ketika aspirasi kami tak diakomodir sama dengan tidak menggubris aspirasi rakyat,” tandas Politisi PPP ini. (ast)