ASN Loteng Harus Tetap Kompak

Bupati Loteng, H.M. Suhaili FT memberikan arahan kepada para pejabat lingkup Pemkab Loteng usai olahraga pagi di halaman kantor Bupati Loteng, Jumat, 19 Juni 2020.

Praya (Suara NTB) – Gelaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) tinggal beberapa bulan lagi. Sejumlah pejabat lingkup Pemkab Loteng disebut-sebut akan ikut bertarung. Kondisi tersebut dikhawatirkan bisa memicu gesekan antar-Aparatur Sipil Negara (ASN) di daerah ini. Untuk itu, para ASN Loteng diminta tetap menjaga persatuan dan kekompakan.

“Jangan sampai hanya karena pilkada, ASN Loteng justru terpecah belah,” ujar Bupati Loteng, H.M. Suhaili FT, Jumat, 19 Juni 2020.

Iklan

Menurutnya, perbedaan pilihan politik itu sah-sah saja. Tapi yang paling penting jangan karena perbedaan politik, justru saling benci, apalagi sampai melakukan hal-hal yang tidak semestinya.

Soal kemudian ada pejabat Loteng yang ikut berkompetisi di Pilkada Loteng mendatang, ujarnya, bukan masalah, karena ASN juga punya hak politik.  Asalkan pejabat bersangkutan taat dan menjalankan aturan yang berlaku. “Silakan maju, itu hak politik setiap orang. Termasuk bagi pejabat lingkup Pemkab Loteng. Tapi harus diingat, harus taat pada aturan,” terangnya.

Dikatakannya, tahun 2020 ini bisa dikatakan tahun transisi. Selain transisi kepemimpinan, juga transisi persiapan menuju pembangunan pariwisata, sehingga penting bagi semua elemen masyarakat di daerah ini, tidak terkecuali para ASN untuk tetap menjaga kekompakan dan persatuan.

“Kalau daerah tidak kondusif, pembangunan akan terganggu. Terlebih Loteng tengah menghadapi pembangunan di kawasan The Mandalika. Kalau pembangunan itu sampai gagal, pemerintah pusat bakal kecewa. Jika sudah demikian, daerah juga akan merasakan dampaknya,” tandas Suhaili.

Mengingat, perhatian pemerintah pusat kepada Loteng saat ini sangat besar dengan pengembangan kawasan The Mandalika, karena kawasan The Mandalika diharapkan bisa menjadi pemicu kebangkitan pariwisata nasional ke depan. Terlebih dengan kondisi pademi Covid-19 yang membuat pariwisata begitu terpuruk saat ini, maka keberadaan kawasan The Mandalika sangat diharapkan.

Beberapa nama pejabat lingkup Pemkab Loteng yang disebut-sebut maju di Pilkada Loteng mendatang di antaranya Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) H. Masrun yang akan berpasangan dengan H. L. Aksar Anshori. Kemudian Inspektur Inspektorat Loteng, Ir. L. Aswatara, bakal mendampingi Ketua DPC Partai Demokrat Loteng, Ahmad Ziadi.

Terakhir ada nama Sekda Loteng, Dr. H.M. Nursiah, S.Sos.M.Si., yang rencananya akan berpasangan dengan Wabup Loteng, H.L. Pathul Bahri, S.IP. “Prinsipnya silakan gunakan hak politik. Tapi jangan sampai kita terpecah karena hanya perbedaan politik. Yang mau berkompetisi mari berkompetisi dengan sehat,” tandas mantan Ketua DPRD NTB ini. (kir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here