Aset Senilai Rp 886 Juta Segera Dihapuskan

Mataram (suarantb.com) – Proses penghapusan aset Pemkot Mataram senilai Rp 64 miliar lebih masih terus berlanjut. Saat ini masih tersisa aset bernilai Rp 30 miliar lebih yang belum terhapuskan. Dalam waktu dekat Pemkot Mataram akan segera menghapus aset senilai Rp 886 juta.

Demikian disampaikan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Mataram, Yance Hendra Dirra Senin (22/8/2016).

Iklan

Yance mengatakan jenis-jenis aset yang akan dihapuskan ini terdiri dari berbagai jenis seperti buku, kursi, komputer, dan lainnya.

“Itu sudah kita ketemukan nilainya Rp 886 juta, bulan inilah kita laksanakan,” ujarnya.
Yance mengatakan jadwal penghapusan aset ini tidak ditetapkan apakah setiap bulan atau sepekan.

Jika memang telah ditemukan aset-aset yang masuk dalam rencana penghapusan, pihaknya akan langsung melaksanakan. “Kita ndak pakai target. Kalau ketemu, langsung kita lakukan. Tidak mesti menunggu satu bulan, seminggu juga boleh,” ujarnya.

Proses penghapusan aset ini disampaikan Yance dapat dibilang rampung. Namun ada aset senilai Rp 32 miliar yang perlu dihapuskan dan sedang dicari bukti pendukungnya dimana keberadaan aset ini. “Satu per satu kita hapuskan. Peraturan Walikotanya juga sudah ada,” ujarnya. Pihaknya menargetkan proses penghapusan aset bisa rampung pada akhir 2016 ini.

Kendala yang dihadapi pihaknya ialah dalam pengumpulan barang yang masuk dalam aset ini. Pihaknya harus mulai mencari keberadaan barang dari tahun 1965. Kendati masih ada aset yang belum terhapuskan, menurutnya tidak masalah bagi BPK RI. “Yang paling penting dasar itu sudah termaktub dan bisa kita jelaskan,” jelasnya.

Akan menjadi persoalan jika Pemkot Mataram tidak bisa memberikan rincian keberadaan data aset. Namun semua pelaporan aset ini telah dirincikan sehingga Kota Mataram bisa mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas LHP BPK RI. (ynt/rdi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here