Aset Pemda KSB Mulai Dinilai KPKNL Bima

Disaksikan petugas KPKNL Bima, sejumlah kendaraan roda dua yang akan dilelang dalam bentuk rongsok, ditimbang untuk dihitung nilainya sesuai materialnya. (Suara NTB/ist)

Taliwang (Suara NTB) – Aset-aset milik pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) yang akan dilepas melalui proses lelang tahun ini mulai dinilai oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bima.

Sejak beberapa hari terakhir, petugas KPKNL Bima secara marathon menghitung taksiran harga ekonomis setiap barang milik Pemda KSB itu yang didominasi berupa kendaraan roda dua maupun empat. “Iya sudah mulai penilaian,” sebut kepala Badan Pendapatan dan Aset Daerah (BPAD) KSB, M. Yusuf.

Iklan

Ia menjelaskan, jika tidak ada hambatan proses penilaian aset tersebut akan berlangsung hingga awal bulan Oktober mendatang. Setelahnya setiap item barang akan diunggah ke laman resmi (website) lelang oleh KPKNL Bima sekaligus membuka transaksi penjualannya.

“Yang laksanakan lelang sepenuhnya adalah KPKNL (Bima). Jadi kita tunggu hasil penjualannya saja,” sebutnya.

Berdasarkan data BPAD KSB, aset-aset daerah yang paling banyak akan dilepas tahun ini melalui proses lelang kebanyakan berbentuk kendaraan. Setidaknya ada ratusan unit kendaraan baik roda dua maupun empat yang siap lelang.

Kabid Aset BPAD KSB, Heri menjelaskan, kondisi kendaraan yang akan dilelang saat ini tidak sepenuhnya prima atau layak pakai. Karena itu beberapa diantaranya akan dilelang dalam bentuk material besi (rongsok).

“Nah yang rongsok ini hitungannya disesuaikan dengan harga jenis materialnya,” timpalnya seraya menambahkan prosesnya transaksinya tetap akan dilaksanakan secara daring lewat aplikasi.

Selanjutnya ia menambahkan, kondisi kendaraan dikatakan tidak layak pakai jika tidak lagi berbentuk. Berikutnya tidak dapat berfungsi serta tidak lagi memiliki kelengkapan dokumen surat-surat kendaraan. “Selain itu kendaraan produk China kita tetapkan sebagai rongsok juga,” tukas Heri. (bug)